menu
user

Jakarta - Fashion anak muda semakin beragam. E-commerce pun jadi wadah bagi anak muda mencari gaya yang pas buat mereka.

Nah, untuk mewadahi permintaan akan kebutuhan fashion dan lifestyle, perusahaan konten multimedia USS Networks yang fokus di bidang kultur, fashion dan lifestyle yang berbasis di Jakarta akan meluncurkan platform e-commerce bernama 'Sonderlab'.

Sonderlab menghadirkan beragam brand fashion and lifestyle, baik itu brand lokal maupun internasional. 

Meski di Indonesia banyak e-commerce semacam ini, namun Sonderlab berbeda dari platform-platform yang sudah ada.

Platform e-commerce satu ini melakukan kurasi brand yang ketat pada brand yang ingin masuk ke Sonderlab. 

Untuk masuk ke Sonderlab, setiap merek harus merilis koleksi khusus, secara eksklusif untuk memenuhi pedoman kurasi yang ketat dan menyediakan produk yang memenuhi standar internasional.

“Keresahan awal saya sebenarnya muncul ketika ada banyak brand asal Indonesia yang memakai slogan ‘Local Pride’ sebagai value utama dari bisnis mereka. Meski spirit-nya lokal, brand-brand ini banyak yang tidak peduli dengan kualitas, dan hal itu jadi menjatuhkan spirit local pride itu sendiri,” ungkap CEO USS Networks, Sayed, dalam sebuah interview. 

“Di Sonderlab, kami memasang standar yang sama untuk brand lokal dan internasional. Kami ingin membuktikan kalau sebenarnya brand lokal itu bisa kok toe-to-toe dengan standar brand Internasional dan tidak perlu merasa inferior,” lanjutnya.

Platform online ini juga membawa brand-brand internasional yang belum terekspos serta yang sulit didapatkan melalui pasar Indonesia yang sudah ada.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Steal this looks from @reworkedby__’s Love boat white, @potmeetspop’s Fatty fatigue shorts brick on our website!

A post shared by SONDERLAB (@sonderlab) on

Adapun merek-merek mancanegara yang dibawa di antaranya 'Akila', brand independent yang berbasis di Los Angeles. Lalu ada 'Idea', brand berbasis di London yang menerbitkan buku-buku langka. Ada pula 'Suicoke', merek Jepang yang berkembang menjadi terkenal karena memproduksi berbagai model sandal performance.

Ada pula brand Indonesia yang sukses mengembangkan pasarnya hingga ke rana internasional, yaitu 'Deva States' dan 'Mankind'.

“Merek-merek ini pasti akan meningkatkan persaingan di pasar, tetapi saya yakin mereka dapat menetapkan standar yang baik dan berkontribusi secara positif terhadap ekosistem fashion lokal” kata Monica Esther, Direktur Ritel Sonderlab.

“Kalau kalian cek di website kami, nanti kalian mungkin akan menemukan banyak brand yang masih asing di telinga, namun secara kualitas, semua brand tersebut sudah melalui proses kurasi yang ketat dari tim kami. Menurut kami merek-merek tersebut (lokal & internasional) layak menjadi panutan bagi merek lokal lainnya, dan perlu dikenal lebih luas oleh pasar Indonesia," ungkap Monica lagi.

Online soft launching Sonderlab diadakan tanggal 26 Oktober 2020 hingga 2 November 2020 lewat situs web Sonderlab dan dan halaman Instagram @sonderlab. Di acara launching ini juga akan diperkenalkan secara ekslusif beberapa brand.

Sepanjang perkembangan Sonderlab, Sayed menyatakan bahwa dirinya sangat berhati-hati dalam memilih tim yang tepat. 

"Saya ingin orang-orang di dalam Sonderlab memiliki kredibilitas untuk mengatur merek. Dengan orang-orang berpengalaman seperti mereka di tim saya, saya yakin Sonderlab akan dapat memberikan pengalaman maksimal," tutup Sayed. 

Komentar
paper plane