Kolaborasi Baru di Industri F&B Buka Akses Lebih Luas untuk UMKM

Jakarta - Industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia lagi bergerak cepat. Persaingan makin ketat, model bisnis terus berkembang, dan pelaku usaha dituntut adaptif kalau nggak mau tertinggal.
Di tengah perubahan ini, pendekatan kolaborasi mulai dilihat sebagai cara baru untuk bertumbuh. Gambaran itu terasa dalam gelaran Ultra Voucher Festival 2026 yang berlangsung di Laguna Atrium, Central Park Mall. Di hari kelimanya, diperkenalkan kemitraan strategis antara UFood, Wahyoo, dan Altima Group.
Kolaborasi ini jadi penanda bahwa industri F&B mulai bergeser. Bukan lagi soal kompetisi, tapi bagaimana pelaku usaha bisa saling terhubung dalam satu ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
CEO Wahyoo, Peter Shearer, menjelaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha saat ini.
“Fokus utama adalah memahami kebutuhan nyata pelaku usaha, seperti menjaga margin bisnis, meningkatkan visibilitas brand, serta menyediakan akses terhadap data yang relevan,” katanya, dikutip Minggu (19/4/2026).
Lewat kemitraan ini, Wahyoo berperan sebagai mitra akuisisi merchant dengan memanfaatkan jaringan pelaku usaha F&B yang sudah luas.
Sementara itu, CTCO Ultra Voucher, Riky Boy Permata, menyoroti adanya kesenjangan dalam layanan food delivery yang selama ini terjadi.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran UFood tidak hanya sebagai platform pesan antar makanan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha agar bisa bersaing secara lebih setara. Apalagi, layanan ini sudah terintegrasi dengan berbagai platform digital seperti aplikasi Ultra Voucher, MyBCA, dan OneSmile.
Di sisi lain, food delivery kini bukan lagi sekadar pelengkap. Bagi banyak pengusaha F&B, terutama UMKM, layanan ini sudah menjadi strategi utama untuk memperluas bisnis tanpa harus menambah beban operasional seperti biaya sewa tempat.
Kondisi ini juga membuka peluang baru, termasuk bagi kamu yang ingin memulai usaha kuliner dengan model yang lebih fleksibel. Ekosistem yang terintegrasi membuat prosesnya jadi lebih mudah dan kolaboratif.
Peran Altima Group dalam kolaborasi ini turut memperkuat ekosistem yang dibangun. Dengan pengalaman kemitraan lebih dari enam tahun bersama Ultra Voucher, mereka membawa perspektif tentang bagaimana kolaborasi bisa berdampak langsung ke performa bisnis.
President Director Altima Group, Kevin Cheung, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut telah membantu meningkatkan brand awareness sekaligus kontribusi terhadap pendapatan melalui voucher digital.
Melalui integrasi dengan UFood, operasional bisnis bisa berjalan lebih optimal. Layanan delivery memungkinkan penjualan tetap berlangsung sepanjang waktu, termasuk melalui fitur pemesanan terjadwal.
Langkah ini juga memperkuat kehadiran brand-brand di bawah Altima Group seperti Nanny’s Pavillon, Baby Dutch Pancake, dan Karnivor yang sudah memanfaatkan ekosistem voucher digital.
