menu
user
URedu

Tahun Ajaran Baru, UGM Kuliah Tatap Muka Agustus Mendatang

Shelly Lisdya,
18 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tahun Ajaran Baru, UGM Kuliah Tatap Muka Agustus Mendatang
Image: Universitas Gadjah Mada. (Dok. Universitas Gadjah Mada)

Jakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) rencananya bakal membuka pembelajaran tatap muka secara terbatas pada tahun ajaran baru Agustus mendatang. 

Hanya saja, kegiatan belajar secara tatap muka ini, masih dilakukan terbatas dengan memprioritaskan mahasiswa yang berasal dari sekitar DIY dan Jawa Tengah. Kendati demikian, pembelajaran tatap muka ini akan meminta restu atau izin dari orang tua masing-masing mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan, Djagal Wiseso mengatakan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka akan mempertimbangkan kondisi jumlah kasus COVID-19 pascalebaran. 

Apabila sebaran jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kondusif atau bisa tertangani dengan baik maka akan dilaksanakan di bulan Agustus. Namun, jika jumlah kasus positif Covid-19 meningkat maka pelaksanaan kegiatan kuliah tatap muka akan diundur pada bulan Oktober atau November. 

“Kami siapkan dua skenario,“ kata Djagal.

Bagi mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka ini, pihak UGM meminta mahasiswa membawa surat persetujuan dari orang tua atau wali mahasiswa. Untuk tahap awal ini, mahasiswa yang diperbolehkan ikut kuliah tatap muka diprioritaskan bagi yang berdomisili di sekitar DIY dan Jawa Tengah. 

“Untuk kuliah tatap muka atau luring, kami lakukan bertahap dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” paparnya.

Selain menyertakan surat persetujuan orang tua, mahasiswa yang ikut kuliah tatap muka secara periodik akan diminta periksa kesehatan bebas COVID-19 dengan alat deteksi Genose. 

“Secara periodik kami lakukan pemeriksaan dengan Genose,” katanya.

Sebelum pelaksanaan kuliah tatap muka secara terbatas dimulai, kata Djagal, UGM menargetkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan UGM harus divaksinasi. Seperti diketahui pekan lalu mayoritas dosen UGM yang berusia lansia sudah ikut vaksinasi. Dalam waktu dekat dosen dan tenaga kependidikan non lansia akan divaksinasi.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait