beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

TikTok Digugat Gegara Dua Bocah Meninggal Usai Ikutan Blackout Challenge

Shinta Galih,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
TikTok Digugat Gegara Dua Bocah Meninggal Usai Ikutan Blackout Challenge
Image: Ilustrasi TikTok. Sumber: Pixabay/antonbe

Jakarta - TikTok kembali terseret ke meja hijau. Kali ini media sosial berbagi video pendek ini digugat gegara dua bocah meninggal setelah mengikuti blackout challenge.

Dua anak tersebut Lalani Erika Walton (8) dan Arriani Jalleen Arroyo (9). Keduanya kehilangan nyawa setelah mencekik diri mereka hingga tidak sadarkan diri untuk mengikuti Blackout Challenge pada 2021 silam.

Orang tua keduanya diwakili Pusat Hukum Korban Media Sosial melayangkan gugatan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, AS. Dalam gugatannya TikTok dituding menyembunyikan bahaya aplikasi ke penggunanya.

"TikTok telah berinvestasi miliaran dolar untuk secara sengaja mendesain dan mengembangkan produk mereka untuk mendorong, memungkinkan, dan mendesak konten-konten kepada para remaja dan anak-anak yang terdakwa tahu problematik dan sangat merugikan bagi kesehatan mental para penggunanya," demikian isi gugatan. 

Sebelum kasus Walton dan Arroyo, korban lainnya Nylah Anderson dari Philadelphia ditemukan tak sadarkan diri di lemari kamar tidur ibunya. Dia gantung diri dari tali tas setelah melihat video yang terkait Blackout Challenge di TikTok.

Tawainna, ibu Nyala, mengatakan TikTok harus disalahkan atas kematian anaknya. Gugatan keluarga meminta ganti rugi yang tidak ditentukan dan pertanggungjawaban Bytedance karena merancang aplikasi yang mempromosikan tantangan berbahaya bagi anak-anak.

Anak-anak dan remaja di seluruh dunia banyak yang mengikuti Blackout Challenge lantaran mereka percaya jika mengikuti  tantangan di TikTok itu dirinya akan menjadi terkenal.

Kepada majalah People, juru bicara TikTok sempat menanggapi terkait Blackout Challenge pada 2021. Mereka mengatakan bahwa Blackout Challenge sudah ada sebelum media sosial dan tidak pernah menjadi tren di TikTok.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait