Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Tren Influencer 2022: Selebgram Virtual Bakal Laris Dapat Endorse

Indi Lusiani,
12 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tren Influencer 2022: Selebgram Virtual Bakal Laris Dapat Endorse
Image: Influencer Virtual Bernama Miquela (Instagram @lilmiquela)

Jakarta – Di era sekarang ini istilah tren influencer sudah tidak asing di telinga masyarakat. Dengan kemajuan teknologi, influencer tidak melulu manusia nyata, tetapi juga bisa digantikan oleh Artificial Intelligence (AI) dan model virtual.

Sebutan influencer virtual ini merupakan karakter yang seolah hidup dan sengaja dibuat untuk menjadi sosok yang digemari di media sosial, baik untuk kepentingan hiburan hingga komersial.

Influencer ini dibuat menggunakan Computer-Generated Imagery (CGI) yang canggih, yang kemudian dibuat untuk dapat berinteraksi layaknya manusia biasa saat menggunakan media sosial.

Sosok ini seperti streamer virtual Twitch CodeMiko yang terkenal secara internasional, selebgram virtual internasional Blawko, model virtual Shudu, atau Thalasya, selebgram virtual asli Indonesia yang sudah memiliki 480 ribu pengikut di Instagram.

Melansir We Are Social, Kamis (6/12/2022), Christina Chong yang merupakan CEO WAS, mengatakan bahwa tahun 2022 ini akan menjadi tahun para influencer virtual menjadi lebih besar dan lebih umum dalam strategi pemasaran produk.

Influencer ini nantinya akan mengambil peran lebih besar dalam strategi pemasaran produk. Dan menurut Chong, tahun 2022 akan menjadi tahun dimana selebgram virtual hujan tawaran endorse.

Selain itu, konsumsi digital yang semakin hari semakin naik sekitar 30 persen sejak dua tahun lalu memaksa perusahaan untuk memasarkan produknya dengan cara yang lebih ‘digital’, dan influencer virtual inilah yang menjadi sasaran yang tepat.

Perusahaan produk juga akan berlomba-lomba merilis influencer virtual mereka dalam mempromosikan produknya, termasuk ikut kampanye multi-brand menggunakan berbagai produk bermerk.

Dengan begitu, tahun 2022 kemungkinan akan menjadi titik krusial bagi influencer virtual yang diakibatkan dua faktor, yaitu pertumbuhan budaya digital dan juga metaverse.

Metaverse ini nantinya akan menjadi cara baru bagi para konten kreator termasuk influencer untuk terhubung dengan cara baru.

Meski transisi ke realitas virtual membutuhkan waktu untuk beradaptasi, teknologi ini dapat membuat mereka terhubung dengan audiens baru dalam bentuk hologram dan avatar menggunakan perangkat headset, kacamata, perangkat, dan aplikasi realitas virtual

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait