Hot News

Jakarta - Twitter mengungkap penyebab akun milik Elon Musk, Bill Gates dan sejumlah tokoh terkenal diretas. Tidak lain karena ulah hacker yang membobol akun karyawan internalnya.

Melalui akun Twitter Support dibeberkan sejak lama hacker menargetkan akun karyawan internal Twitter yang bertugas sebagai admin. Upaya tersebut ternyata berhasil sehingga membuat banyak akun milik beberapa pesohor dunia diambil alih.

"Kami tengah mencari tahu apa saja aktivitas berbahaya yang telah dilakukan mereka terhadap akun-akun tersebut, dan juga kemungkinan mereka mendapatkan informasi penting dari profil akun itu. Kami akan memberikan keterangan lebih lanjut jika ada informasi baru," terang Twitter.

Media sosial besutan Jack Dorsey ini berkeyakinan dalam melakukan aksinya para hacker melakukan social engineer atau serangan rekayasa sosial yang terkoordinasi yang menargetkan karyawan mereka yang memiliki akses ke sistem dan perangkat internal.

Twitter terpaksa mengambil langkah yang tidak biasa mengatasi masalah ini. Mereka menutup akses ke akun-akun bercentang biru agar tidak bisa memposting apapun. Akses akan kembali dibuka jika sistem mereka sudah kembali aman.

"Secara internal, kami sudah mengambil langkah untuk membatasi Akses ke sistem perangkat internal kami sementara penyelidikan berlanjut," kata Twitter.

Menanggapi semua masalah Twitter, Jack Dorsey mengatakan jika pihaknya sedang menginvestigasi dan mendiagnosa masalah yang terjadi. Dia berjanji akan mengungkap semuanya jika tim Twitter sudah mendapatkan kejelasan.

"Ini merupakan hari yang berat untuk Twitter. Kami merasa sangat menyesal hal ini bisa terjadi," tulisnya akun Twitter.

Seperti diketahui pada Kamis pagi, belasan akun Twitter milik tokoh ternama memposting kicauan yang mengimingi netizen untuk menggandakan  Bitcoin.

"Semua orang meminta saya untuk memberi dan inilah saatnya. Anda mengirimkan US$1.000, saya kirim kembali ke Anda US$2.000," tulis semua akun.


Loading ..