menu
user
URnews

Update COVID-19 Jakarta 3 Maret: Tambah 1.098 Kasus Positif

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Update COVID-19 Jakarta 3 Maret: Tambah 1.098 Kasus Positif
Image: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2020). (Dok. Humas Pemprov DKI)

Jakarta - Tren kasus aktif COVID-19 di Jakarta melandai, dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI menurun hingga 1.098 kasus.

Sehingga, sampai Rabu (3/3/2021) jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 7.179 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 343.808 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 331.016 dengan tingkat kesembuhan 96,3 persen, dan total 5.613 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen. Organisasi kesehatan WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI, Dwi Oktavia memaparkan, telah melakukan tes PCR sebanyak 23.445 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 18.517 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.437 positif dan 17.080 negatif.

"Sebagian data positif adalah kasus positif kemarin yang tertunda dirilis karena ada kendala teknis pada koneksi sistem laboratorium nasional," terang Dwi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah.

Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait