beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtrending

Usai Viral, Resort Loh Buaya di Pulau Rinca Kini Ditutup untuk Wisatawan

Nivita Saldyni,
26 Oktober 2020 13.09.41 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Usai Viral, Resort Loh Buaya di Pulau Rinca Kini Ditutup untuk Wisatawan
Image: Ilustrasi komodo. (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)

Rinca - Kabar mengagetkan baru saja diumumkan oleh Balai Taman Nasional Komodo, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sebab pasca viral foto komodo berhadapan dengan truk proyek, kini mereka resmi menutup resort Loh Buaya di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT) sementara. 

Penutupan salah satu bagian dari proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Super Prioritas itu secara resmi diumumkan lewat Surat Pengumuman yang ditandatangani oleh Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara pada Minggu (25/10/20). 

"Balai Taman Nasional Komodo menutup sementara Resort Loh Buaya, SPTN Wilayah I Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, terhitung sejak tanggal 26 Oktober 2020 hingga 30 Juni 2021 dan akan dievaluasi setiap dua minggu sekali," kata Lukita lewat surat resmi yang didapatkan Urbanasia, Senin (26/10/2020).

Namun dalam pernyataannya itu, Lukita menjelaskan penutupan itu dilakukan pihaknya untuk percepatan penataan dan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) wisata alam di Pulau Rinca.

Sejumlah fasilitas yang dimaksud itu di antaranya pembangunan dermaga, pusat informasi wisatawan, jalan jerambah, hingga penginapan.

"Pembangunan sarpras wisata alam di Resort Loh Buaya tetap mengutamakan keselamatan satwa komodo. Pelaksanaan pembangunan sarpras wisata alam serta aktivitas ekowisata di dalam kawasan Taman Nasional Komodo tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus COVID-19 sesuai dengan ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

Menurutnya hal itu perlu dilakukan sebab saat ini setidaknya ada 15 dari total 60 satwa komodo yang hidup di lembah Loh Buaya dan masih sering terlihat.

Sehingga untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang berdampak buruk bagi keselamatan satwa, pihaknya mengaku akan mengadakan briefing harian kepada seluruh petugas, pekerja, dan pengawas pembangunan.

Nah, sementara Loh Buaya ini ditutup, Balai Taman Nasional Komodo kini mengalihkan kegiatan ekowisata ke Resort Loh Liang, SPTN Wilayah II Pulau Komodo dan Resort Padar Selatan, SPTN Wilayah III Pulau Padar.

"Penutupan sementara ini akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan perkembangan pembangunan sarpras wisata alam Resort Loh Buaya, STPN Wilayah I Pulau Rinca," tutup Lukita dalam suratnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait