menu
user
URnews

Vaksin COVID-19 Dijual Bebas di Dark Web, Harga Mulai Rp 3,6 juta!

Afid Ahman,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Vaksin COVID-19 Dijual Bebas di Dark Web, Harga Mulai Rp 3,6 juta!
Image: Ilustrasi vaksin COVID-19. (Freepik/user7350813)

Jakarta - Tim Kaspersky mengungkap fakta yang mengejutkan. Mereka mendapati vaksin COVID-19 marak dijual bebas di dark web.

Dari 15 dark web yang mereka pantau, Kaspersky menemukan iklan untuk tiga vaksin COVID utama, yaitu: Pfizer/BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna. Terdapat juga penjual yang mengiklankan vaksin “COVID19” yang tidak terverifikasi.

Mayoritas penjual berasal dari Prancis, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat, dan harga per dosis berkisar antara US$250 atau kisaran Rp 3,6 juta hingga US$1.200 atau Rp 17,2 juta dengan biaya rata-rata sekitar US$500 atau Rp 7,2 juta.

Komunikasi dilakukan melalui aplikasi perpesanan terenkripsi seperti Wickr dan Telegram, sementara pembayaran diminta dalam bentuk mata uang kripto, terutama bitcoin.

Para peneliti menambahkan, mayoritas penjual underground ini sudah melakukan sekitar 100 hingga 500 transaksi, yang menunjukkan bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan.

Hanya saja kejelasan barang tersebut masih belum diketahui efektivitasnya.

Kaspersky juga tidak mungkin mengetahui berapa banyak dari dosis vaksin yang diiklankan secara online adalah dosis yang tepat (sejumlah fasilitas medis bahkan mendapati dirinya dengan dosis yang tersisa) dan berapa banyak iklan yang merupakan penipuan.

“Anda dapat menemukan apa saja di Darknet, jadi tidak mengherankan jika penjual di sana mencoba memanfaatkan proses vaksinasi yang sedang dilaksanakan hampir di seluruh penjuru dunia. Selama setahun terakhir, ada banyak penipuan yang mengeksploitasi topik COVID, dan banyak di antaranya berhasil," komentar Dmitry Galov, pakar keamanan di Kaspersky.

"Saat ini, tidak hanya orang-orang yang menjual dosis vaksin, tetapi mereka juga menjual 'catatan vaksinasi' berupa kerta agar dapat membantu Anda bepergian dengan bebas. Penting bagi pengguna untuk terus berhati-hati terhadap setiap kesepakatan yang terkait dengan pandemi, dan, tentu saja, membeli vaksin dari forum Darknet bukan ide yang baik," imbuhnya. 

Untuk tetap aman dari scammer pada saat COVID, para ahli Kaspersky merekomendasikan:

- Jangan pernah membeli produk, termasuk vaksin, di Darknet

-  Jika melihat iklan tentang sesuatu yang berhubungan dengan COVID, perhatikan baik-baik URL situs yang kamu kunjungi. Jika hanya satu huruf yang terlihat tidak pada tempatnya, atau jika .com yang biasa telah diganti dengan .com.tk atau sesuatu yang serupa dengan itu, firasat kamu akan memberi tahu bahwa itu adalah phishing. Jangan pernah memasukkan informasi pribadi di situs semacam itu.

-  Perhatikan tata bahasa dan tata letak di situs yang kamu kunjungi dan email yang kamu terima. Jika terlihat mencurigakan, jangan pernah untuk melanjutkan akses lebih jauh.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait