beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Viral! Ibu Ini Menangis Histeris Tak Boleh Terbang karena Belum Divaksin

Itha Prabandhani,
10 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral! Ibu Ini Menangis Histeris Tak Boleh Terbang karena Belum Divaksin
Image: seorang ibu menangis histeris lantaran tak diizinkan terbang di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (tangkapan layar TikTok @wulanlestari71)

Jakarta - Sebuah video yang menunjukkan seorang ibu menangis histeris lantaran tak diizinkan terbang di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, ramai diperbincangkan di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, terlihat ibu berbaju hitam berteriak dan memohon untuk diizinkan terbang untuk melihat suaminya yang meninggal.

Video tersebut diunggah di akun TikTok @wulanlestari71 pada Kamis (8/7/2021). Akun tersebut menyebutkan, ibu tersebut tidak diperbolehkan naik pesawat lantaran tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19.

"Kejadian pagi ini di Bandara Sam Ratulangi Manado, ibu ini gak bisa terbang hari ini karena pihak bandara tidak mengizinkan karena belum divaksin," tulis @wulanlestari71.

"Padahal hari ini adalah pemakaman suaminya ibu ini, yang tabah ya ibu," tulis akun tersebut.

Namun, video yang telah ditonton lebih dari 900 ribu kali tersebut belum dapat dipastikan cerita lengkapnya, guys. Beberapa netizen mempertanyakan kejadian yang sebenarnya.

1625892763-ibu-viral.jpegSumber: seorang ibu menangis histeris lantaran tak diizinkan terbang di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (tangkapan layar TikTok @wulanlestari71)

“Ada lagi gak? Solanya cuma teriak2 aja, mungkin ada video part2 smpe ada klarifikasi yang benar,” kata seorang warganet.

Ada pula warganet yang ikut prihatin dengan peristiwa tersebut dan menanyakan apakah tidak bisa ada kelonggaran dari petugas terkait situasi seperti itu.

“Ya ampun, gak dikasih kemudahan sedikit mah, beliau sedang berduka.”

“Taat peraturan boleh, tapi ttp manusiawi.”

Seperti diketahui, perjalanan dengan pesawat dari dan menuju Sulawesi Utara mensyaratkan adanya surat vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Peraturan ini dibuat seiring dengan adanya kebijakan PPKM dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait