beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Viral! Presiden Prancis Ditampar Warga saat Kunjungan Kerja

Nivita Saldyni,
sekitar 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral! Presiden Prancis Ditampar Warga saat Kunjungan Kerja
Image: Detik-detik Emmanuel Macron ditampar pria tak dikenal di tengah kerumunan warga di Tain-l'Hermitage. (Twitter/sirajnoorani)

Paris - Presiden Perancis, Emmanuel Macron kembali jadi sorotan usai sebuah video dirinya ditampar seorang pria saat melakukan kunjungan kerja ke Tain-l'Hermitage, viral di media sosial. Detik-detik Macron ditampar di wajahnya itu terekam kamera warga dan kemudian tersebar luas di Twitter. 

Dalam video yang beredar tampak Emmanuel Macron mengenakan kemeja putih tengah mendekati warga yang menunggunya di balik pagar pembatas di Tain-l'Hermitage. Macron kemudian mendatangi seorang pria berkaos hijau yang mengenakan kacamata dan masker.

Saat Macron mengulurkan tangan untuk berjabatan, pria berkaos hijau itu tiba-tiba mengambil ancang-ancang dan kemudian menampar wajah sebelah kiri Macron dengan cukup keras.

Menurut laporan Reuters, sebelum meraih tangan kanan Macron dan menamparnya, pria itu sempat meneriakkan 'à bas la Macronie' atau down with macronism. Ia juga diketahui sempat meneriakkan 'Montjoie Saint Denis', seruan perang tentara Prancis ketika negara itu masih monarki.

1623204999-penamparan-macron.jpgSumber: Detik-detik Emmanuel Macron ditampar pria tak dikenal di tengah kerumunan warga di Tain-l'Hermitage. (Twitter/sirajnoorani)

Petugas keamanan presiden pun tampak langsung mendorong pria tersebut dan menjauhkan Macron dari kerumunan. Suasana pun langsung tegang seketika. Namun Macron tetap melanjutkan untuk bersalaman dengan warga lainnya yang telah menunggu.

Masih dari sumber yang sama, laporan yang ada menyebutkan dua orang ditangkap dan ditahan dari aksi tersebut. Sayangnya identitas pelaku dan motifnya masih belum jelas. 

Sementara itu, Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan insiden itu merupakan penghinaan terhadap demokrasi. Ia pun menyayangkan tindakan fisik yang dilakukan terhadap Macron itu.

“Saya menyerukan kebangkitan republik, kita semua prihatin, fondasi demokrasi kita dipertaruhkan,” kata Castex kepada Assemblée Nationale dikutip dari The Guardian.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait