Hot News

Surabaya - Provinsi Jawa Timur masih bertahan jadi provinsi di Pulau Jawa dengan tingkat kesembuhan atau recovery rate COVID-19 Tertinggi.

Hingga Selasa (29/9/2020), tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jatim mencapai 84,48 persen usai terjadi penambahan pasien sembuh baru sebanyak 385 orang.

Berdasarkan data 'Situasi COVID-19 Jatim' yang didapatkan dari Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, tingkat kesembuhan Jatim ini meningkat dibandingkan Senin (28/9/2020) yang hanya berada pada 84,13 persen.

Masih dari data yang sama, penambahan pasien sembuh baru hari ini didominasi oleh warga Kota Surabaya. Adapun rincian 385 pasien sembuh baru itu terdiri dari Kota Surabaya (100), Kab. Jombang (47), Kota Malang (37), Kab. Sidoarjo (28), Kab. Lumajang (23), Kab. Lamongan (19), Kab. Gresik (12), Kab. Bondowoso (9), Kab. Banyuwangi (9), Kab. Situbondo (8), Kab. Jember (7), Kota Batu (7), Kab. Mojokerto (7), Kab. Pasuruan (6), Kab. Nganjuk (6), Kab. Probolinggo (6), dan Kab. Ponorogo (6).

Selanjutnya ada dari Kab. Bangkalan (5), Kab. Blitar (5), Kab. Tuban (5), Kab. Malang (4), Kab. Magetan (4), Kab. Kediri (4), Kota Probolinggo (3), Kota Mojokerto (3), +2 Kab. Bojonegoro (2), +2 Kab. Pacitan (2), Kab. Madiun (2), +2 Kota Kediri (2), Kota Blitar (2), Kab. Tulungagung (2), Kota Pasuruan (1), Kab. Pamekasan (1), dan Kab. Trenggalek (1).

1601424527-covid-jatim-1.JPGSumber: Update Kasus COVID-19 Jatim, Selasa (29/9/2020). (Humas Pemprov Jatim)

Kenaikan tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jatim ini berhasil membuat provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa ini bertahan sebagai provinsi di Pulau Jawa dengan recovery rate tertinggi.

Menyusul Jatim di posisi kedua dan ketiga, terdapat DKI Jakarta dengan recovery rate 80,98 persen dan DI Yogyakarta dengan 71,2 persen.

Penambahan pasien baru ini juga lebih besar ketimbang penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di wilayah setempat, guys.

Dari data yang sama, penambahan terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim hari ini 276 kasus. Penambahan baru ini membuat total kumulatif terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim mencapai  43.450 kasus.

Penambahan kasus baru ini berasal dari Kota Surabaya (79), Kab. Sidoarjo (32), Kab. Lumajang (17), Kab. Gresik (14), Kab. Probolinggo (12), Kab. Ponorogo (10), Kab. Magetan (9), Kab. Jember (8), Kab. Nganjuk (7), Kab. Kediri (7), Kab. Bojonegoro (6), Kab. Bondowoso (6), Kota Mojokerto (6), dan Kab. Banyuwangi (6).

Kemudian, penambahan kasus baru juga tercatat di Kota Batu (5), Kab. Bangkalan (5), Kab. Ngawi (5), Kota Malang (5), Kab. Sumenep (4), Kab. Pasuruan (3), Kab. Madiun (3), Kab. Mojokerto (3), Kab. Malang (3), Kab. Tulungagung (3), Kab. Blitar (3), Kota Probolinggo (3), Kab. Jombang (2), Kab. Lamongan (2), Kab. Sampang (2), Kota Madiun (2), Kab. Situbondo (1), Kota Kediri (1), Kab. Pamekasan (1), dan Kab. Trenggalek (1).

Dari total kumulatif pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, 3.580 orang di antaranya atau sebesar 8,24 persen masih menjalani perawatan baik isolasi mandiri maupun di rumah sakit rujukan. Sementara itu sisanya, 3.162 orang atau sebesar 7,28 persen dinyatakan meninggal dunia.

Komentar

Loading ..