Malang - Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, jika ia menginginkan sekolah tatap muka segera terlaksana tanpa menunggu status zona hijau.

"Jika masyarakat sudah paham dan patuh, makan akan segera kami buka sekolah secara tatap muka, tanpa harus virtual," ujarnya belum lama ini.

Pembukaan sekolah tatap muka ini, lantaran banyak wali murid yang sudah menginginkan anaknya untuk kembali datang ke sekolah.

Tak hanya wali murid, Sutiaji menyebut jika permintaan ini juga diingkan oleh peserta didik. 

"Hampir 70 persen mereka menginginkan sekolah tatap muka," imbuhnya.

Kendati demikian, ia tetap memastikan bahwasannya masing-masing sekolah tetap memperhatikan protokol kesehatan, sementara kasus COVID-19 masih belum sepenuhnya selesai.

Mengingat, sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, kegiatan atau aktivitas harus mengutamakan jaga jarak dan membatasi kapasitas.

"Sesuai protokol kesehatan, akan kami bagi, jadi tidak 100 persen yang tatap muka, 50:50 atau 60:40 persen," terangnya.

Sutiaji pun memastikan sejumlah sekolah di Kota Malang siap melakukan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan COVID-19.

Sementara itu, terkait peserta didik dari luar Kota Malang,  maka harus melampirkan surat keterangan sehat dan wajib diantar pihak keluarga.

"Enggak perlu pakai (surat keterangan rapid test-red), harus pakai surat kesehatan dan harus diantar," tandasnya.

 

Komentar
paper plane