beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

12 Puskesmas di Surabaya Mulai Gelar Vaksinasi Booster Hari Ini

Nivita Saldyni,
6 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
12 Puskesmas di Surabaya Mulai Gelar Vaksinasi Booster Hari Ini
Image: Ilustrasi vaksinasi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mulai menggelar vaksinasi booster pada hari ini, Rabu (12/1/2022). Vaksinasi mulai digelar di 12 puskesmas dengan sasaran para lansia, tenaga pendidik, pelayan publik dan kelompok rentan lainnya.

“Hari ini kita sudah bisa memulai pelaksanaan vaksin booster atau dosis ketiga. Untuk Kota Surabaya kami sudah memulai hari ini,” kata Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina, Rabu (12/1/2022).

Adapun 12 puskesmas yang menggelar vaksinasi booster pada hari ini di antaranya Puskesmas Wiyung, Puskesmas Lidah Kulon, Puskesmas Sidosermo, Puskesmas Benowo, Puskesmas Tanah Kali Kedinding, Puskesmas Tenggilis, Puskesmas Sememi, Puskesmas Sawahan, Puskesmas Pegirian, Puskesmas Sidotopo, Puskesmas Putat Jaya, dan Puskesmas Krembangan Selatan.

“Kami menggunakan vaksin AstraZeneca (AZ) dengan total 680 sasaran. Kami juga menggunakan vaksin Pfizer sebanyak 6.000 dosis untuk 12.000 sasaran,” jelasnya.

Nah untuk syarat penerima vaksinasi booster ini sendiri, Nanik menjelaskan bahwa penerima harus sudah mendapat vaksinasi dosis satu dan dosis dua yang dibuktikan dengan sertifikat vaksin dan fotokopi KTP.

Pada kesempatan berbeda, Kepala Puskesmas Ketabang Kali Joyce Hestia mengatakan vaksin booster yang dilaksanakan hari ini diprioritaskan untuk lansia dan pasien rentan (komorbid), seperti misalnya penyakit stroke atau penyakit parah lainnya.

“Vaksinasi booster ini sebelumnya sudah diberitahukan ke warga melalui kelurahan-kelurahan di Surabaya. Setelah menerima pemberitahuan, bagi lansia yang sudah menerima vaksin dosis satu dan dua jenis Sinovac, diperbolehkan untuk hadir langsung ke puskesmas terdekat,” jelas Joyce.

"Minimal enam bulan jaraknya, baru kamu perbolehkan untuk vaksinasi. Untuk booster atau dosis ketiga ini pakai AstraZeneca dengan setengah dosis," pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait