Hot News

Jakarta - Depresi adalah kondisi mental yang cukup serius namun sering diabaikan. Tak jarang, depresi dipandang sebagai stres atau galau biasa. Padahal, saat seseorang yang mengalami depresi, kondisi fisiknya juga akan terpengaruh, salah satunya berat badan yang menurun drastis. 

Saat mengalami depresi, hal yang biasa dirasakan adalah sedih, gelisah, tak bergairah, atau bad mood yang terjadi tanpa alasan dan berlangsung selama berminggu-minggu hingga menahun. Kondisi ini bisa terjadi pada semua orang tanpa memandang usianya.

Kondisi mental ini juga diikuti dengan perubahan kesehatan fisik, guys. Depresi dapat mengakibatkan melonjaknya berat badan, namun juga sebaliknya, yaitu menurunnya berat badan secara signifikan. Lantas, apa sih penyebab berat badan turun banyak saat seseorang sedang mengalami depresi?

Gangguan Tidur

1593570536-depresi2.jpgSumber: Freepik

Dalam banyak kasus, depresi juga membuat kamu sulit untuk tidur dan beristirahat dengan maksimal. Akibatnya, tubuh masih terus membakar kalori. Padahal, seharusnya saat tidur, kalori yang dibakar tidak sebanyak ketika kamu beraktivitas normal.

Efek Samping Obat

1593570531-depresi6.jpgSumber: Freepik

Penanganan depresi salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat-obatan anti depresi. Beberapa obat akan memiliki efek samping pada gangguan pencernaan yang mengakibatkan kamu mengalami diare. Kondisi ini juga akan berakibat pada menurunnya berat badan.

Perubahan Pola Makan

1593570525-depresi5.jpgSumber: Freepik

Saat mengalami depresi, pola makan juga akan ikut berubah. Bisa lebih banyak dan juga bisa sangat berkurang. Beberapa orang mengalami gangguan pola makan yang lebih serius seperti bulimia, sehingga akan menimbulkan efek penurunan berat badan yang drastis. Selain itu, stres yang menyertainya juga akan mendorong kamu memiliki pola makan yang tidak sehat bahkan kehilangan nafsu makan.

Dalam beberapa kasus, depresi dapat bisa terjadi karena hal-hal berikut:

Terjadinya peristiwa yang tidak menyenangkan atau traumatis
Mudah khawatir dan mengalami gangguan kecemasan berlebihan
Memiliki penyakit serius

Memiliki gangguan mental lain
Rasa percaya diri yang rendah
Perfeksionis
Konsumsi obat-obatan dan alkohol
Karena itu, biasakan pola hidup sehat, kelola stres kamu dengan baik, dan jangan ragu untuk mengunjungi psikolog atau psikiater kalau kamu tidak dapat mengatasi kesedihan yang berkepanjangan.


Loading ..