Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

4 Gangguan Pencernaan yang Muncul Saat Haid dan Cara Mengatasinya

Itha Prabandhani,
lebih dari 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Gangguan Pencernaan yang Muncul Saat Haid dan Cara Mengatasinya
Image: istimewa

Jakarta - Bagi cewek, menghadapi hari-hari tersulit setiap bulan saat haid bakal menjadi tantangan tersendiri. Meskipun sudah berjalan bertahun-tahun, masa menstruasi tidak lalu menjadi makin mudah untuk dilewati. Pasalnya, gejala dan efek samping yang ditimbulkan bisa jadi berbeda setiap bulannya.

Saat menstruasi, tubuh banyak mengalami perubahan hormon dan keseimbangan kimiawinya. Saat menjelang ovulasi, hormon estrogen akan bekerja lebih keras untuk menyiapkan sel telur agar siap untuk dibuahi. Namun, jika tidak terjadi pembuahan, hormon progesteron akan mengambil alih peran hingga proses menstruasi terjadi. Perubahan hormon ini bisa mengakibatkan beberapa efek dalam tubuhmu guys, seperti jerawat, mood swing, dan juga gangguan pencernaan.

Jika kamu sering mengalami gangguan pencernaan saat haid, jangan buru-buru khawatir. Bisa jadi itu adalah efek perubahan hormon saja. Berikut beberapa gangguan pencernaan yang mungkin terjadi saat kamu haid.

Perut Kembung dan Bergas

1591753862-gangguan-haid3.jpg

Perut kembung dan bergas biasanya terjadi menjelang haid datang dan pada awal masa haid. Gejala ini juga sering disertai dengan sakit kepala, payudara bengkak, atau sakit punggung. Perubahan hormon dalam tubuh mengakibatkan tubuh lebih banyak menahan air dan garam, sehingga sel-sel tubuh menjadi bengkak oleh air. Kondisi ini yang dirasakan sebagai kembung. Pada saat ini, kamu juga mungkin merasakan perut bergas.

Untuk mengatasinya, kompreslah bagian perut kamu dengan air hangat atau mandilah dengan air hangat untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Selain itu, berolahraga ringan juga bisa membantu pencernaan kamu lebih nyaman.

Diare

1591753850-gangguan-haid2.jpg

Saat kamu mengalami menstruasi, tubuh akan memproduksi prostaglandin, yaitu sebuah senyawa kimia semacam hormon. Prostaglandin memiliki peran yang penting pada proses menstruasi, yaitu membantu dinding rahim untuk berkontraksi dan meluruhkannya. Namun, kadar prostaglandin yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan pencernaan terganggu dan kamu bisa mengalami diare. Diare ini biasanya terjadi pada hari pertama hingga hari ketiga menstruasi.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menurunkan kadar prostaglandin dalam tubuhmu secara alami, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan kembung, dan kacang kenari. Selain itu, kamu juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E seperti brokoli, bayam, dan kacang tanah.

Konstipasi

1591753872-gangguan-haid4.jpg

Beberapa orang mengalami konstipasi pada waktu sebelum menstruasi terjadi, dan akan membaik dengan sendirinya saat haid sudah berlangsung. Adanya hormon progesteron akan menyebabkan makanan bergerak lebih lambat di dalam usus. Hal inilah yang bikin kamu mengalami gangguan BAB.

Untuk mengatasi gangguan ini, perbanyaklah konsumsi air putih dan makanan berserat, agar BAB kamu bisa lebih lancar. Selain itu, batasi juga asupan kafein dalam tubuh kamu.

Kram Perut

1591753881-gangguan-haid5.jpg

Kram perut saat haid biasanya dirasakan sebagai rasa nyeri di perut bagian bawah. Rasa nyeri ini bisa berbeda tingkatnya pada setiap cewek, guys. Bisa jadi kamu tidak terlalu merasakan nyerinya, tapi bagi orang lain nyerinya bisa tak tertahankan bahkan hingga membuat pingsan. Rasa nyeri ini muncul akibat kontraksi dinding rahim untuk meluruhkan lapisannya.

Untuk mengurangi rasa nyerinya, kamu bisa mengompresnya bagian bawah perut kamu dengan air hangat. Selain itu, kamu juga bisa meredakannya dengan mengoleskan essential oil atau minyak kayu putih, hingga rasa nyerinya berkurang.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait