Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URoto

4 Tips Bermanuver Aman saat Berkendara di Jalan Raya

Anisa Kurniasih,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Tips Bermanuver Aman saat Berkendara di Jalan Raya
Image: Ilustrasi berkendara (Daihatsu Indonesia/Instagram)

Jakarta - Dalam berkendara, pengemudi tak jarang dihadapkan pada kondisi yang cenderung nyaman, dan tidak memperhitungkan resiko bahaya, sehingga kadang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan dan ketidaksiapan dalam mengantisipasi. 

Namun, sebagai pengguna jalan raya, tak jarang kita melakukan manuver saat berkendara. Manuver sering diartikan sebagai reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya. 

Untuk mengantisipasi hal ini, pengendara membutuhkan skill dalam mengontrol kendaraan dan menguasai emosi secara benar dan tepat. 

Selain itu, Daihatsu bersama GT Radial juga mengundang Sony Susmana selaku Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) sebagai narasumber dalam memberikan tips seputar berkendara di jalan raya agar tetap aman, nyaman, dan menyenangkan dalam acara bertajuk NGOBROL ASIK bertema Safety Maneuver Dalam Aplikasi Berkendara di Jalan Raya.

Manuver sendiri dibagi menjadi 2 kategori, yaitu manuver ekstrim, dan manuver aman. Manuver Ekstrim dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip. Sedangkan Manuver Aman yaitu, pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab.

Berikut ini adalah 4 hal utama dalam mendukung Manuver Aman, yaitu Operational (Driving technic), Seat position (Ergonomis dan dinamis), Pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan Track area (lurus, jumping dan tikungan).

1. Operational (driving technic)

1635146413-berkendara-3.jpegSumber: Ilustrasi berkendara (Daihatsu Indonesia/Instagram)

Operational (driving technic) merupakan dasar/cara seseorang mengemudi, dan paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar, biasanya selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

2. Seat Position (Ergonomis dan Dinamis)

Ketika kendaraan bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar lewat 3C (Control, Communication, Comfort) seperti punggung menempel di sandaran jok, posisi tangan terhadap stir kemudi, dan lainnya. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait