Hot News

Jakarta -  Di tengah situasi seperti ini, banyak orang mulai berpikir apakah masih bisa berinvestasi?

Sebenarnya dengan berinvestasi, kita sedang menempatkan dana cadangan atau tabungan untuk segala situasi di masa depan, terlebih di masa pandemi seperti ini yang situasinya masih belum 'jelas'. 

Namun, jika kamu mengira menabung hanya bisa menggunakan uang, seperti melalui deposito, kamu salah. Kini, kamu juga bisa menabung dengan emas juga loh!

Seperti dihimpun dari berbagai sumber, secara umum, emas dipandang sebagai investasi yang terdiversifikasi. Jelas bahwa emas secara historis berfungsi sebagai investasi yang dapat menambah komponen diversifikasi ke portofolio kamu, terlepas dari apakah kamu khawatir tentang inflasi, dolar AS yang menurun, atau bahkan untuk melindungi kekayaanmu. 

Jika fokus kamu hanyalah diversifikasi, emas tidak berkorelasi dengan saham, obligasi, dan aset properti. Itulah mengapa emas selalu memiliki peluang yang menarik sebagai aset investasi di masa mendatang. 

Tak hanya itu saja, nilai emas lebih stabil dan tahan inflasi sehingga cocok untuk jangka panjang.

Itulah kenapa Pegadaian sebagai salah satu lembaga BUMN di sektor keuangan Indonesia yang bergerak pada tiga lini bisnis perusahaan yaitu pembiayaan, emas dan aneka jasa juga menegaskan ada 5 alasan kenapa kamu harus menabung emas, guys.

1. Asetnya nyata

Emas sebagai salah satu instrumen investasi yang barangnya tampak dan berwujud. Meski dalam proses transaksinya melalui platform digital, namun emas yang kamu beli dapat dicetak menjadi emas batangan atau tukar menjadi perhiasan sehingga kamu bisa memegang barangnya.

2. Tahan terhadap inflasi

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, emas merupakan investasi yang terdiversifikasi. Sehingga, jika kamu berinvestasi emas, maka emas yang kamu miliki tahan terhadap inflasi.

3. Mudah disimpan

Emas memiliki bentuk yang kecil dan cenderung mudah disimpan. Dibandingkan uang dengan nilai sepadan, ukuran uang tentu saja lebih besar dan lebih mudah rusak. Emas memiliki sifat yang tidak mudah bereaksi sehingga tidak mudah rusak meskipun disimpan dalam waktu yang lama.

Coba bayangkan dengan nilai yang sama, jika kamu punya emas 100 gram  maka jika dihitung dengan harga jual per 30 Juni 2020 di Pegadaian (Rp 827.000), total aset kekayaan kamu mencapai Rp 82.700.000 guys. Tentu, untuk menyimpan emas 100 gram lebih efisien dibanding uang sekitar 83 juta rupiah kan?

4. Mudah diuangkan

Di era teknologi digital dan banyaknya aplikasi investasi emas, tentu memudahkan kamu untuk mencairkan aset emas kapanpun dan dimanapun dalam bentuk uang. Seperti di aplikasi Pegadaian misalnya, kamu cukup menjual aset emasmu sesuai dengan harga jual saat itu dan hasil penjualan emas akan masuk ke rekening milikmu.

5. Bisa digadaikan

Selain dijual, emas juga bisa digadaikan. Sebagai salah satu sektor bisnis di BUMN yang bergerak di bidang pembiayaan, kamu juga bisa menggadaikan emas saat kamu butuh dana mendesak. Di aplikasi Pegadaian Digital juga dengan mudah kamu melakukan gadai tabungan emas dengan jangka waktu yang kamu inginkan. Dana yang kamu butuhkan pun langsung ditransfer ke rekening kamu.

Nah, dengan kemudahan dan kenyamanan yang diberikan Pegadaian lewat aplikasi digitalnya, Pegadaian Digital tentu nggak ada alasan lagi kan untuk berinvestasi emas?

Selain itu, ada banyak keuntungan yang kamu dapatkan loh ketika menabung emas di Pegadaian Digital. Apa saja itu? Berikut ini ulasannya.

1. Fitur transaksi lengkap

Dalam aplikasi Pegadaian Digital, kamu akan menemukan banyak fitur lengkap seperti beli emas, jual emas, transfer emas, cetak emas, hingga gadai tabungan emas.

2. Dapat dilakukan secara online

Tentunya, di era digital seperti ini semua transaksi bahkan investasi bisa dilakukan di manapun dan kapanpun secara online sehingga memudahkan bagi kamu yang sibuk bekerja di kantor atau tidak sempat datang ke kantor Pegadaian. Semua bisa dilakukan cukup dengan menggunakan aplikasi Pegadaian Digital.

3. Milik Negara (BUMN)

Banyak orang tentu sudah tahu kan dengan nama Pegadaian? Seperti kita tahu, Pegadaian sendiri merupakan salah satu unit bisnis milik negara atau BUMN. Sehingga, seluruh transaksi yang kita lakukan di Pegadaian selalu aman dan nyaman.

4. Terdaftar dan diawasi oleh OJK

Sebagai salah satu perusahaan milik negara yang bergerak di bidang pembiayaan, emas dan aneka jasa, Pegadaian pastinya telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga, kita tidak perlu khawatir saat bertransaksi di Pegadaian.

Jika kamu masih penasaran apakah emas merupakan investasi yang menguntungkan, coba deh lihat perbandingannya berikut ini!

Pegadaian merilis bahwa di tahun 1990, sepeda motor dijual seharga Rp 3 juta dan itu senilai dengan emas 150 gram.

Tapi di masa sekarang, emas seberat 150 gram ternyata ketika dijual, kamu bisa mendapatkan uang sekitar Rp 120 juta atau 6 sepeda motor loh!

Itulah mengapa, emas menjadi salah satu aset investasi yang menggiurkan karena bisa menjaga nilai uang agar tidak tergerus inflasi. Meski nilainya fluktuatif, namun emas cenderung naik.

Seperti dihimpun dari Pegadaian, harga emas di tahun 2017 senilai Rp 570.000/gram, kemudian di tahun 2018 naik senilai Rp 612.000/gram, lalu di tahun 2019  naik menjadi Rp 665.000/gram dan akhirnya di bulan Juli 2020 mencapai Rp 1.000.000/gram. 

Kalo kamu udah makin penasaran, udah buruan yuk download aplikasi Pegadaian Digital yang tersedia di Play Store maupun App Store, guys.


Loading ..