Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URguide

5 Tipe Orang Berdasarkan Cara Move On dari Mantan

Itha Prabandhani,
12 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Tipe Orang Berdasarkan Cara Move On dari Mantan
Image: Ilustrasi tipe orang dari cara move on. (Freepik)

Jakarta - Melanjutkan hidup sesudah putus hubungan, memang nggak mudah untuk dilakukan. Setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengatasi situasi yang nggak mengenakkan ini.

Ada yang terpuruk dalam kesedihan, ada yang langsung mencari pacar baru, tapi ada pula yang susah move on dan masih ngarep terus untuk balikan sama mantan.

Dari beberapa tipe berikut ini, kamu termasuk mantan yang mana nih, guys?

1. Tipe Percaya ‘Jodoh Nggak Akan Ke Mana’

1608170387-percaya-jodoh.jpgSumber: Freepik

Kamu sering banget mendengar ungkapan ‘Kalau jodoh, nggak akan ke mana,’ kan? Ungkapan ini muncul dari ‘kepercayaan’ bahwa jodoh adalah sesuatu yang sudah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa.

Nah, tipe orang seperti ini percaya bahwa ada ‘the one’ yang sudah ditakdirkan buat dirinya. Jadi, anggapan ini membuatnya ikhlas melepaskan mantan. Ia percaya kalau jodoh, sang mantan pasti bakal balik lagi, kok.

2. Tipe Curhat Sama Teman

1608170413-curhat-sama-teman.jpgSumber: Ilustrasi curhat. (Freepik)

Menghadapi sakit hati karena putus cinta, memang berat. Karena itu, kamu butuh dukungan dari orang terdekatmu.

Tipe ini bisa menghabiskan banyak waktu untuk terus mengulang cerita kandasnya hubungan dengan sang mantan. Dengan terus mengeluarkan uneg-uneg dan emosinya, ia akan merasa lebih lega, tidak sendirian, dan mendapatkan dukungan dari orang lain.

3. Tipe Menutup Diri

1608170348-menutup-diri.jpgSumber: Freepik

Kadang kala, kegagalan dalam percintaan menjadi sebuah hal yang memalukan buat beberapa orang.

Karena itu, saat putus cinta, tipe ini lebih memilih memendam kesedihan dan mengatasinya dengan caranya sendiri. Misalnya, melakukan hal-hal yang disukai, menarik diri dari pergaulan, atau mencari dunia baru yang sama sekali berbeda dari kesehariannya.

Sayangnya, orang yang menutup diri saat mengalami masalah berat, rentan terjebak pada perilaku self-destruction. Mereka bahkan bisa ‘menghukum’ diri sendiri atas kegagalan yang dialaminya ini.

4. Tipe Ngarep Balikan

1608170355-ngarep-balikan.jpgSumber: Freepik

Nggak semua orang bisa menerima keputusan dengan baik, apalagi bila jadi pihak yang ditinggalkan. Ini akan menimbulkan luka yang mendalam, kehilangan kepercayaan diri, bahkan nggak terima ditinggalin mantan.

Tipe ini akan menuntut penjelasan dari sang mantan kenapa hubungan ini harus berakhir. Lalu, ia akan berusaha untuk mempertahankan hubungan dengan janji akan mengubah diri, menuruti kemauan mantan, hingga rela berkorban apa saja demi bisa balikan.

5. Tipe Cari Pelampiasan

1608170399-cari-pelampiasan.jpgSumber: Freepik

Beberapa orang segera mencari cinta baru untuk mengatasi luka hati. Tapi, hubungan yang terlalu cepat sesudah putus cinta, sulit untuk dibuktikan ketulusannya.

Pasalnya, luka hati yang belum benar-benar sembuh, membuat kita sebenarnya belum siap untuk mencintai orang baru. Karenanya, pacar baru ini seringnya hanya dijadikan pelampiasan dan penyembuh luka.

Tipe ini akan segera jadian dengan orang yang baru saja dikenalnya dan mencoba peruntungan dengan cinta baru ini. Hubungan seperti ini berisiko menyakiti pihak yang dijadikan pelampiasan, apalagi kalau dia ternyata serius dalam menjalani hubungan ini.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait