6 Konsep Tren Kecantikan 2023 di Indonesia, Penasaran?

Jakarta - Industri kecantikan semakin dinamis dan terus berinovasi setiap waktunya. Kini, Indonesia sendiri berada pada proses pemulihan dan penguatan, terlihat dari adanya pertumbuhan yang meningkat secara signifikan setiap tahunnya.
Berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021, industri kosmetika di Indonesia mengalami pertumbuhan hingga 9.61% dan BPOM mencatat adanya kenaikan jumlah perusahaan pada industri kosmetika di Indonesia hingga 20.6% pada tahun 2022.
Cheong Min-Kyoung, Presiden Direktur COSMAX Indonesia yang merupakan perusahaan manufaktur kosmetik Korea di Indonesia mengungkapkan transformasi merupakan salah satu kunci dalam menghadapi perubahan dengan memanfaatkan setiap peluang yang ada.
“Salah satunya dengan menerapkan strategi transformasi berupa teknologi dan digitalisasi yang dapat memberikan penguatan pada industri kecantikan Indonesia menuju industri advanced,” ujar Cheong Min-Kyoung dalam keterangan resminya, Jumat (25/11/2022).
COSMAX Indonesia pun rupanya selalu menciptakan inovasi dan transformasi bagi industri kecantikan, salah satunya yang terbaru dengan menghadirkan konsep Beauty Trend 2023 yaitu STRONG terdiri dari Stand Out, Techceptance, Reconnect, Opportunity, Natural, dan Glow Glazzy yang dapat diterapkan oleh seluruh pelaku terkait.
1. Stand Out
Sumber: Ilustrasi wanita sedang makeup (freepik/pvproductions)
Setelah pandemi melanda, secara tidak langsung hal tersebut berdampak kepada perilaku konsumen secara keseluruhan termasuk perilaku konsumen dalam menggunakan produk kecantikan. Pada tahun 2023, konsumen benar-benar mendefinisikan kembali mengenai fungsi dan kegunaan produk makeup dan perawatan kulit.
Produk kecantikan, tidak hanya sebagai kebutuhan bagi konsumen tetapi juga hadir sebagai wadah dalam bentuk pengekspresian diri berupa Stand Out, penggunaan make-up terlihat mulai berani melalui riasan dan warna yang disesuaikan dengan identitas setiap penggunanya.
2. Techceptance
Sumber: Ilustrasi perawatan wajah (Unsplash/Humphrey)
Kemudian Techceptance, tidak hanya terfokus kepada produk yang dapat memberikan kesempatan untuk berekspresi, produk yang menggunakan teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen.
Seiring meningkatnya minat konsumen akan produk kecantikan dan perawatan kulit, konsumen kini tidak hanya mulai sadar akan pemilihan ingredients produk yang sesuai dengan permasalahan kulitnya, namun juga mulai menerima dan memilih produk yang memiliki nilai tambah akan teknologi untuk memberikan efektifitas dan efesiensi yang maksimal.