menu
user
URguide

7 Cara Jitu Perbaiki Kondisi Keuangan

Itha Prabandhani,
25 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
7 Cara Jitu Perbaiki Kondisi Keuangan
Image: Ilustrasi atur keuangan (Freepik/shisuka)

Jakarta - Masalah keuangan seperti dililit utang, pendapatan yang lebih kecil daripada pengeluaran, ataupun bertahan hidup dari bulan ke bulan, memang bakal membuat beban pikiran. 

Bahkan, konon masalah keuangan adalah salah satu masalah terberat yang bikin banyak orang jadi stres.

Menurut ahli ekonomi dari Princeton University, sepertiga keluarga di Amerika mengalami masalah keuangan dan hanya bertahan hidup dari pendapatan yang pas-pasan tiap bulannya. Kondisi ini akhirnya menimbulkan masalah yang lain, seperti masalah keluarga hingga kriminalitas.

Jika kamu mengalami masalah serupa, jangan putus harapan, guys. Masih ada kesempatan untuk memperbaiki kondisi keuanganmu. Asalkan, kamu cukup sabar dan telaten.

Penasihat keuangan Scott Alan Turner berbagi sejumlah tips buat kamu. Berikut ulasannya!

1. Catat Pengeluaranmu

1611151625-Ilustrasi-Perencanaan-Keuangan-Masa-Deoan-(1).jpgSumber: Ilustrasi Perencanaan Keuangan Masa Depan. (Pixabay)

Mungkin kamu sudah seringkali mendengar nasihat ini. Meski kedengarannya sepele, mencatat pengeluaran akan membantumu tahu kebutuhan apa yang paling besar. 

Selain itu, kamu juga bisa menilai pengeluaran apa yang masih bisa dihemat.

2. Tentukan Kebutuhan Pokokmu

1596961471-perencanaan-keuangan4.jpgSumber: ilustrasi perencanaan keuangan (Freepik)

Selain sandang, pangan, dan papan, tentukan apa yang menjadi kebutuhan pokokmu yang lain. Misalnya, transportasi, internet, atau gawai. 

Pilih salah satu yang paling utama buatmu. Anggarkan kebutuhan untuk 4 jenis kebutuhan pokok itu saja dan eliminasi kebutuhan yang lain. 

Dalam proses ini kamu mesti ‘tega’ pada dirimu sendiri ya, guys? Coret pengeluaran di luar 4 hal yang sudah kamu tentukan sebagai kebutuhan pokok.

3. Kurangi Pengeluaran

1615355103-zodiak-boros---freepik-wayhomestudio.jpgSumber: Zodiak paling boros. (Freepik)

Dari 4 jenis kebutuhan pokok yang telah kamu pilih, kurangilah jumlah pengeluarannya. 

Misalnya, kalau biasanya kamu makan sehari Rp 50 ribu, maka kurangilah menjadi Rp 40 ribu atau Rp 30 ribu saja. 

Kamu bisa menghemat dengan cara membawa bekal dari rumah atau mengganti variasi menu makanmu.

4. Berhenti Membeli Barang

1615355066-zodiak-boros---freepik-atstock-productions.jpgSumber: Zodiak paling boros (Freepik)

Untuk sementara waktu, kamu mesti berhenti membeli barang-barang seperti perabot rumah, baju, sepatu, atau barang elektronik. 

Jika kamu benar-benar membutuhkannya, belilah barang preloved yang berharga lebih murah. 

Kalau memungkinkan, cobalah untuk bertanya pada teman atau kerabat apakah mereka punya barang-barang yang sudah tidak ingin digunakan lagi. Siapa tahu kamu bisa ‘mengadopsinya’ dengan gratis.

5. Hidup Sederhana

1596961445-perencanaan-keuangan.jpgSumber: ilustrasi perencanaan keuangan (Freepik)

Biasakan gaya hidup sederhana agar kamu bisa menjaga ketat pengeluaranmu. 

Sebagai contoh, saat baru saja gajian, kamu tentu saja mampu untuk makan di restoran mewah. Namun, tidak berarti kamu harus melakukannya. Pilihlah opsi yang paling hemat dan efisien.

6. Berani Bilang ‘Tidak’

1596961477-perencanaan-keuangan5.jpgSumber: ilustrasi perencanaan keuangan (Freepik)

Salah satu hal yang dapat menguras kantong tanpa disadari adalah kehidupan sosial. 

Ajakan bertemu dengan teman lama, undangan pesta, atau tawaran diskon dari gerai favoritmu, akan membuatmu terpaksa mengeluarkan uang yang sebelumnya tidak ada dalam anggaran. 

Karena itu, kamu mesti bisa bilang ‘tidak’, setidaknya sampai kondisi keuanganmu cukup stabil.

7. Tambah Pemasukan

1588036436-bisnis-lewat-instagram5.jpgSumber: ilustrasi perencanaan keuangan (Freepik)

Jika menghemat tidak lagi menjadi opsi yang menjawab permasalahanmu, mau nggak mau kamu mesti mempertimbangkan untuk menambah penghasilan. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu pilih seperti bekerja freelance, menjadi dropshipper, berjualan kue-kue, atau mengikuti program pemerintah yang menawarkan insentif dan benefit finansial.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait