menu
user
URnews

Tips Atur Gaji Bulanan Biar Bisa Hedon Tapi Tetap Tenang

Griska Laras,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tips Atur Gaji Bulanan Biar Bisa Hedon Tapi Tetap Tenang
Image: Ilustrasi pinjam uang/Freepik:lucky7trader.

Jakarta - Urbanreaders, kamu pernah merasakan gaji bulanan habis dalam sekejap? Sementara gajian bulan depan masih lama.

Jika pernah, berarti kamu perlu mengatur ulang arus kas bulananmu.

Nah, Penasihat Keuangan Senior dan CEO Shila Financial Ila Abdurahman, memberikan tips mengelola gaji bulanan agar bisa bersenang-senang, tapi tetap punya tabungan.

"Ketika kita mulai bekerja, mulai mendapat income, itu langsung aja di budget 10:20:30:40," kata Ila dalam sesi Instagram Live Urbanasia, Rabu (3/3/2021).

"10 persen untuk sosial dalam artian zakat bagi yang muslim atau buat sedekah untuk yang non muslim, 20 persen untuk investasi, 30 untuk cicilan utang produktif, dan 40 persen untuk biaya hidup sehari-hari.

Menurut Ila sebelum memikirkan investasi, seseorang perlu menyisihkan 20 persen gaji untuk dana darurat. Besarannya berbeda-beda sesuai dengan berapa jumlah tanggungan.

"Nah untuk dana stepnya jangan invest dulu, tapi tabungin 20 dulu untuk disisihin dana darurat. Besarannya kalau single 3 kali income atau kalau sudah menikah 4-6 kali," jelasnya.

Namun di masa pandemi ini, kata Ila, besaran dana darurat ideal yang perlu disisihkan jumlahnya 12 kali pengeluaran.

"Dari COVID-19 kita belajar banyak bahwa ternyata sampai setahun lebih kondisi kita belum normal. Artinya apa, dana darurat mau tidak mau, suka tidak suka adalah 12 kali pengeluaran."

Selain dana darurat, seseorang juga perlu memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

"Minimal harus punya asuransi kesehatan."

Setelah dana darurat terbentuk dan punya asuransi kesehatan, 20 persen gaji bisa dialokasikan untuk investasi.

Jika dana buat asuransi, dana darurat, dan investasi sudah aman, barulah mengatur budget untuk hiburan atau me time yang besarnya tergantung dengan hobi masing-masing orang.

"Kalo itu sudah punya semua, budgetin untuk me time misalnya buat perawatan atau traveling, beda-beda kan ya. Even mau seneng-seneng, mau beli skincare apa pun ada duitnya, biarpun nanti ada situasi tak terduga, sudah aman karena punya dana darurat sampai kondisi keuangan membaik," papar Ila. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait