menu
user
URsport

Ada Ronaldo, Juventus Malah Memble di Liga Champions

Rezki Maulana,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ada Ronaldo, Juventus Malah Memble di Liga Champions
Image: Juventus dan Ronaldo lagi-lagi keok di 16 besar Liga Champions. (Twitter @championsleague)

Turin - Juventus berharap bisa jadi raja di Liga Champions dengan adanya Cristiano Ronaldo. Tapi, faktanya sejak ada Ronaldo, Bianconeri malah memble dan lagi-lagi tersingkir.

Juventus berharap magi Ronaldo saat menjamu Porto di leg kedua 16 besar, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB, di Allianz Stadium. Sebab Juventus dalam posisi tertinggal 1-2 dari leg pertama.

Maka itu, Juventus menurunkan tim menyerang dengan Ronaldo dan Alvaro Morata di depan, ditopang Federico Chiesa di belakang. Bermain menyerang sejak menit awal, Juventus malah kebobolan duluan pada menit ke-19.

Merih Demiral melanggar Mehdi Taremi dan Sergio Oliveira yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Wojciech Szczesny. Setelah itu, Juventus gencar menekan pertahanan Porto untuk mencari gol penyama kedudukan.

Pada awal babak kedua, tepatnya di menit ke-49, Juventus sukses menyamakan skor lewat Federico Chiesa yang menerima umpan pendek Ronaldo, dan menuntaskannya lewat sepakan keras ke pojok atas gawang Agustin Marchesin.

Juventus di atas angin ketika Porto kehilangan Mehdi Taremi pada menit ke-54 karena mendapat kartu kuning, karena emosi membuang bola.

Tapi, Juventus cuma bisa mencetak satu gol di menit ke-63 lewat tandukan Chiesa meneruskan crossing Juan Cuadrado.

Karena agregat masih sama kuat 3-3, laga harus dilanjutkan ke babak extra time. Juventus coba menekan habis pertahanan Porto tapi malah kebobolan lewat gol kedua Oliveira pada menit ke-115.

Sepakan bebas mendatarnya bersarang di pojok kanan gawang Sczcesny. Tapi dua menit berselang, Adrien Rabiot menyundul bola sepak pojok untuk membuat skor 3-2.

Sayangnya kemenangan 3-2 itu sia-sia karena Juventus tersingkir aturan gol tandang 4-4. Alhasil, mimpi Juventus berjaya di Eropa lagi-lagi harus dipendam.

Apalagi sejak diperkuat Ronaldo, Juventus selalu gagal melewati babak perempatfinal. Setelah disingkirkan Ajax Amsterdam di perempatfinal 2018/2019, Juventus musim lalu disikat Lyon di 16 besar, dan musim ini nasibnya sama sama.

Padahal lawan-lawan Juventus bersama Ronaldo, kualitasnya terbilang berada di bawah mereka dan sebelum ada pemain Portugal itu, Juventus bahkan dua kali ke final. Kedatangan Ronaldo pun menjadi sia-sia saja, karena Juventus malah makin memble.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait