menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Akibat Gempa M 6,7 di Malang, Patung Gorila Batu Secret Zoo Roboh

Nivita Saldyni,
29 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Akibat Gempa M 6,7 di Malang, Patung Gorila Batu Secret Zoo Roboh
Image: Kondisi patung gorila di wahana Snail Coaster, Batu Secret Zoo pasca gempa, Sabtu (10/4/2021). (BPBD Kota Batu via Antara)

Batu - Gempa berkekuatan 6,7 magnitudo yang melanda Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) mengakibatkan sejumlah bangunan rusak. Gempa juga membuat patung gorila di Batu Secret Zoo roboh.

Hal ini diketahui dari postingan Jawa Timur Park di TikTok @jawatimurpark, Sabtu malam. Dalam postingan itu tampak kondisi sebelum dan sesudah patung itu roboh pasca gempa.

"Pray for our Gorilla," tulis mereka di kolom keterangan mereka.

Postingan itu pun kemudian menjadi viral. Bahkan kini videonya telah tersebar ke berbagai platform media sosial.

Untuk Urbanreaders ketahui, patung gorila setinggi tujuh meter ini berada di salah satu wahana Batu Secret Zoo. Tepatnya di wahana baru mereka yang bernama Snail Coaster. Patung ini bukanlah patung untuk wahana, melainkan hanya hiasan saja ya guys.

Berdasarkan laporan Jawa Timur Park Group, taka ada korban jiwa dari kejadian ini. Hanya saja memang bagian kapala gorila saja yang runtuh dan hancur. Petugas pun telah membersihkan puing-puing runtuhan pasca gempa.

Seperti yang Urbanasia beritakan sebelumnya, gempa bumi magnitudo 6,7 telah mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu siang. BMKG menyatakan pusat gempa berada di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Gempa dirasakan di berbagai daerah di Jatim, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Ngawi, Jombang, Kediri, Blitar, hingga Trenggalek. Bahkan sejumlah daerah di DI Yogyakarta pun ikut merasakan guncangannya.

Untuk itu, Urbanreaders di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya untuk selalu waspada ya. Kamu pun bisa memantau perkebangan terkini lewat website, sosial media, dan aplikasi resmi BMKG.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait