Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Ayah Tubagus Joddy Minta Maaf Atas Kecelakaan Maut yang Disebabkan Sang Anak

Nivita Saldyni,
19 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ayah Tubagus Joddy Minta Maaf Atas Kecelakaan Maut yang Disebabkan Sang Anak
Image: Foto kondisi mobil bagian depan yang ditumpangi Vanessa Angel (Istimewa)

Jakarta - Endang, ayah Tubagus Joddy, akhirnya buka suara soal kecelakaan yang disebabkan sang anak hingga menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah pada 4 November 2021. Atas nama Joddy, Endang menyampaikan permintaan maaf.

“Saya atas nama Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada kedua korban khususnya, umumnya kepada masyarakat Indonesia karena kejadian ini telah menjadikan...,” kata Endang saat ditemui wartawan pada Senin (15/11/2021).

Belum selesai bicara, Endang tiba-tiba terdiam. Ia pun tampak tak kuasa menahan air mata dan tak bisa menyelesaikan kalimat tersebut.

“Saya berharap tidak ada kejadian seperti ini lagi," lanjutnya.

“Saya berpesan kepada pengemudi bijaklah dalam mengemudi karena sesuatu hal yang sekecil apapun bisa mengakibatkan kejadian seperti ini dan kita, dengan kejadian ini bisa mengambil hikmat. Dari kejadian Joddy ini, semoga hikmahnya bisa dijadikan lebih baik lagi, menjadikan pengemudi-pengemudi mentaati rambu-rambu lalu lintas. Terima kasih,” tutupnya.

Sebelumnya, Joddy telah ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (10/11/2021) atas kecelakaan maut di Tol Jombang pada awal November lalu. Joddy pun telah ditahan di Polres Jombang sejak Kamis (11/11/2021) lalu.

Joddy dijerat pasal berlapis akibat kelalaiannya berkendara yang mengakibatkan Vanessa dan suaminya meninggal dunia. Ia dijerat dengan Pasal 310 Ayat 4 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya yang ancamannya 6 tahun dengan denda Rp 12 juta dan/atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait