Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Banjir Bandang Kota Batu: 2 Orang Meninggal, 4 Hilang

Griska Laras,
25 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Banjir Bandang Kota Batu: 2 Orang Meninggal, 4 Hilang
Image: Banjir Bandang di Kota Batu Malang/BNPB

Kota Batu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu melakukan evakuasi korban jiwa akibat bencana banjir bandang hingga Kamis (4/11/2021) malam.

Berdasarkan data BPDB Kota Batu, ada 12 korban akibat bencana ini. Dari 12 korban, 2 orang meninggal dan 6 orang berhasil dievakuasi. Sementara 4 orang lain masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

"Jumlah korban akan terus kami update dan saat ini masih dalam proses pencarian," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BDB Kota Batu Achmad Choirur Rochim dalam siaran tertulis.

Dua korban meninggal yakni Wiji, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto. Korban berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di Kali Sambong. Satu korban jiwa lagi ditemukan di Dusun Beru, seorang pria berusia sekitar 60 tahun yang belum diketahui identitasnya.

Sementara korban hilang dan masih dalam pencarian yakni; Sarip dan Tokip, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto. Adi Wibowo, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu; dan Wakri, warga Dusun Sabrang Bendo.

Banjir bandang menerjang Kota Batu setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas yang berada di lereng Gunung Arjuno, Kamis (4/11/2021).

Arus sungai anak sungai Brantas yang melintas di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mengalir deras dengan membawa beberapa material lumpur, batu, dan ranting pohon, serta puing bangunan.

Banjir bandang tersebut mengakibatkan 5 desa di sekitar anak Sungai Brantas mengalami kerusakan. Kelima desa tersebut adalah Desa Sumber Brantas, Desa Bulu Kerto, Desa Tulung Rejo, Desa Padang Rejo dan Desa Sidomulyo.

Hingga kini tim masih melakukan pencarian korban hilang dan mengevakuasi warga . Tim juga akan melakukan pembersihan sarana dan prasarana yang terdampak banjir bandang.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait