Beautydoozy

Sambut Hari Kartini, Nestlé Indonesia Dukung Emansipasi Perempuan dengan Pemberdayaan

Urbanasia, Selasa, 11 April 2023 09.45 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Sambut Hari Kartini, Nestlé Indonesia Dukung Emansipasi Perempuan dengan Pemberdayaan
Image: Panel Diskusi 'Lanjutkan Semangat Kartini di Masa Kini'. (Urbanasia)

Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Kartini 2023, Nestlé Indonesia kembali menekankan komitmennya dalam mendorong emansipasi perempuan di Indonesia.

Melalui panel diskusi bertema ‘Lanjutkan Semangat Kartini di Masa Kini’ Nestlé Indonesia memperkuat fokus perusahaan dalam memberdayakan perempuan.

Pemberdayaan dilakukan dengan mempraktikkan konsep Diversity & Inclusion, keberlanjutan, hingga gizi, kesehatan, dan kegiatan bagi karyawan, mitra, dan konsumennya. 

“Kami juga percaya bahwa perempuan memiliki peran yang penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga, penting untuk terus menghidupkan semangat emansipasi dan pemberdayaan perempuan di seluruh kegiatan operasi perusahaan kami," kata Presdir Nestlé Indonesia dalam acara Bukber Nestlé Indonesia, Senin (10/4/2023).

Dalam upaya memberdayakan pekerja perempuannya, Nestlé menjalankan Diversity & Inclusion dengan mendorong partisipasi perempuan, khususnya pada posisi kepemimpinan. 

Menurut data internal, Nestlé Indonesia memiliki 40 persen perempuan di posisi kepemimpinan perusahaan hingga Maret 2023 ini.

Selain itu, Nestlé juga memberikan kesempatan perempuan Indonesia dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Math (STEM), dengan cara menciptakan tempat kerja yang aman dan nyaman terutama karyawan perempuan.

Pada bulan Maret laiu, Nestlé mengadakan program kunjungan oleh mahasiswa perempuan, VISIT THE NEST @ Karawang Factory yang bertujuan untuk mengembangkan dan menginspirasi para mahasiswa perempuan di bidang STEM. 

Sementara itu, Direktur HR Nestlé Indonesia, Fahrul Irvanto menyampaikan Nestlé merupakan salah satu perusahaan yang berkomitmen kuat dalam menerapkan kesetaraan gender perempuan.

“Hal ini telah diakui oleh Gender-Equality Index (GEI) oleh Bloomberg pada 2022, di mana Nestlé mencapai skor keseluruhan sebesar 78%. Hal ini menandai pengakuan inisiatif kami dalam empat tahun ini," jelasnya.

Nestlé juga memiliki kebijakan Global Parental Policy, seperti cuti melahirkan selama 7,5 bulan, fasilitas ruang kerja yang mendukung ibu bekerja, hingga ruang laktasi di seluruh lokasi perusahaan. 

Tidak hanya itu Nestlé juga memberikan kesempatan flexi-working arrangement yang memudahkan ibu bekerja untuk mengatur ritme pekerjaan mereka.

Kemudian di area dukungan nutrisi di Indonesia Nestle merangkul ibu-ibu Indonesia dalam mengatasi stunting dengan mengedukasi peningkatan status gizi dan kesehatan keluarga. 

Edukasi ini dilakukan melalui program pemberdayaan ibu indonesia melalui PKK dan Posyandu, ataupun kelompok kerja di tengah masyarakat, serta Dapur Sehat Atass Stunting (DASHAT).

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait