menu
user
URsport

Bola Mati yang Masih Menakutkan untuk Manchester United

Rezki Maulana,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bola Mati yang Masih Menakutkan untuk Manchester United
Image: Man United masih dihantui bola mati. (twitter @SquawkaNews)

Manchester - Amad Diallo akhirnya berkesempatan unjuk gigi dan malah bikin gol. Sayangnya, gol menit akhir batalkan kemenangan Manchester United dan bola mati masih jadi penyakit MU.

Diallo masuk bench saat MU menjamu AC Milan di Old Trafford, Jumat (12/3/2021) dini hari WIB, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa. MU menurunkan Bruno Fernandes, Mason Greenwood, dan Anthony Martial di lini serang.

Dibantu Daniel James, MU berencana bermain agresif sejak menit awal. Sayangnya, lini serang MU malah kesulitan membongkar pertahanan Milan.

Malah tim tamu sempat unggul duluan di menit ke-11 lewat sepakan Franck Kessie di dalam kotak penalti.

Sayangnya VAR membatalkan gol itu karena Kessie dianggap handball. MU sebenarnya punya kans bikin gol di babak pertama, tapi sontekan Harry Maguire di depan gawang kosong malah membentur tiang.

Pada awal babak kedua, Amad Diallo dimasukkan untuk menggantikan Martial demi menajamkan lini serang.

Hasilnya lima menit kemudian, Diallo membuka keunggulan MU setelah menanduk bola umpan lambung Bruno Fernandes.

Hebatnya Diallo membelakangi gawang saat menyundul bola dan Gianluigi Donnarumma yang kadung maju tak kuasa menghalaunya. Ini adalah gol pertama dari shot pertama Diallo bersama MU

Tertinggal satu gol, Milan bermain terbuka untuk mengincar gol. Beberapa kali upaya yang dilakukan para pemainnya tapi masih gagal.

Padahal Milan tampil lebih agresif dengan menciptakan 14 attempts, lima di antaranya on goal.

Hingga akhirnya gol yang ditunggu tiba juga di masa injury time babak kedua, tepatnya di menit ke-92.

Berawal dari korner, bola disundul oleh Simon Kjaer yang tak kuasa dihalau Dean Henderson dan MU harus kehilangan kemenangannya. Skor 1-1 pun bertahan.

Hasil imbang ini tentu merugikan MU karena pekan depan akan melawat ke San Siro.

Dalam sebulan terakhir di Old Trafford, MU selalu kebobolan di menit-menit akhir, termasuk saat diimbangi 3-3 oleh Everton 6 Februari lalu.

Bahkan dari tiga gol terakhir yang bersarang di gawang mereka pada laga kandang, semuanya berasal dari bola mati.

Sudah tentu Solskjaer harus bisa mencari akal untuk membenahi kekurangan itu sebelum main di leg kedua.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait