Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Cegah Gelombang 3 COVID-19 di Surabaya, Eri Cahyadi: Tolong Jaga Prokes

Nivita Saldyni,
26 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cegah Gelombang 3 COVID-19 di Surabaya, Eri Cahyadi: Tolong Jaga Prokes
Image: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Humas Pemkot Surabaya).

Surabaya - Pelonggaran aturan kegiatan masyarakat telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak hasil asesmen situasi COVID-19 setempat menunjukkan kemajuan.

Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta arek-arek Suroboyo tak euforia dan terus menjaga protokol kesehatan (prokes) ketat agar tak terjadi gelombang ketiga.

“Kami (pemkot), Pak Kapolres dan Danrem selalu menyampaikan Surabaya ini harus berhati-hati dengan gelombang ketiga. Cukuplah kita kena gelombang dua kemarinnya," kata Eri seperti dikutip dari keterangannya, Kamis (30/9/2021)

"Makanya, tolong jaga prokes yang ketat, jangan sampai ada gelombang tiga di Surabaya,” imbuhnya.

Menurut Eri disiplin prokes, khususnya memakai masker saat berkegiatan di luar rumah, sangat diperlukan. Apalagi saat ini sudah waktunya roda perekonomian di Surabaya kembali bangkit.

“Oleh karena itu, kami selalu sampaikan, Pak Kapolres dan Pak Danrem turun ke lapangan tidak untuk membubarkan, tetapi mengecek siapa saja yang tidak pakai masker. Makanya, saya berharap semua warga Surabaya berani menegur tetangganya, saudaranya, dan temannya yang tidak memakai masker,” ungkapnya.

“Yang bisa menjaga Surabaya adalah warga Surabaya sendiri. Saya berharap warga Surabaya bersama-sama dengan kita untuk selalu menggunakan masker. Ayo menjaga Surabaya supaya bisa menggerakkan perekonomian dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuh Eri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita. Ia meminta warga tak euforia dengan adanya berbagai pelonggaran ini. 

“Tolong diingat, sampai sekarang masih ada warga yang dirawat di rumah sakit karena kena COVID-19. Artinya virus COVID-19 itu masih ada, bukan berarti sudah hilang. Jadi harus tetap jaga protokol kesehatannya,” ungkap Febria.

Ia bahkan menyebut dan memastikan bahwa warga yang kena COVID-19 dan dirawat di rumah sakit saat ini adalah warga yang belum melakukan vaksin. Untuk itu ia mengajak warga untuk segera mendapatkan vaksinasi.

“Jadi, bagi warga Surabaya yang belum divaksin, ayo segera vaksin. Kami banyak menyediakan tempat vaksin untuk warga supaya herd immunity di Surabaya bisa segera tercapai,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait