Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Taman Bacaan di Surabaya Bakal Segera Dibuka Bertahap dan Terbatas

Nivita Saldyni,
21 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Taman Bacaan di Surabaya Bakal Segera Dibuka Bertahap dan Terbatas
Image: Ilustrasi taman baca masyarakat di Surabaya sebelum pandemi COVID-19 (Humas Pemkot Surabaya).

Surabaya - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar di Kota Surabaya bakal dibuka mulai minggu depan. Namun pembukaannya akan dilakukan secara bertahap dan bersifat terbatas.

"InsyaAllah (TBM) mulai minggu depan sudah mulai buka,” kaya Musdiq seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (28/9/2021).

Namun sebelum masyarakat bisa menikmati layanan ini, Satgas COVID-19 Surabaya bakal melakukan asesmen ke setiap TBM. Nah jika TBM itu lolos asesmen, maka akan dilakukan uji coba.

"Kemarin kami berencana ada 12 TBM yang kami ajukan uji coba untuk dibuka. Tetapi yang sudah turun asesmen ada empat TBM," imbuhnya.

Empat TBM yang akan menjalani uji coba itu antara lain TBM RW 14 Ujung, TBM RW 3 Kebraon, TBM Rusun Tanah Merah dan TBM RW 3 Sukolilo Baru. Ia pun menjelaskan TBM yang bakal beroperasi kembali wajib menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan (prokes), sehingga uji coba dipastikan menerapkan prokes ketat.

Namun karena masih di tengah situasi pandemi COVID-19, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi petugas dan juga pengunjung TBM. Pengunjung dan petugas wajib mencuci tangan saat masuk area TBM dan menggunakan masker selama di area TBM. Pengunjung juga dibatasi maksimal 25 persen.

"Mereka (pengunjung) juga diberikan batasan waktu, kalau mereka baca buku sekitar 1 atau 2 jam,” imbuhnya.

Untuk mencegah penularan COVID-19, buku yang sudah dibaca juga akan dikarantina selama 1-2 hari. Sehingga setelah dibaca, pengunjung wajib memasukkan ke kotak khusus yang sudah disediakan petugas agar petugas bisa mensterilisasi buku tersebut dengan cara dijemur atau disemprot dengan desinfektan.

"Saran dari asesmen, agar menggunakan semprotan aerosol. Tapi kita tergantung juga kemampuan teman-teman (petugas TBM) di lapangan," ungkapnya.

Sebagai informasi untuk Urbanreaders, menurut catatan Dispusip Kota Surabaya, ada 532 TBM yang tersebar di seluruh wilayah Kota Surabaya. Mulai dari TBM yang berlokasi di Balai RW, rumah susun hingga taman-taman kota.

Namun Urbanreaders harus bersabar karena TBM di taman kota sementara ini masih belum diizinkan beroperasi. Sebab, kata Musdiq, operasional TBM itu akan menyesuaikan dengan kebijakan pembukaan taman.

"Seperti TBM di Taman Flora dan Taman Ekspresi kan belum bisa buka karena tamannya juga belum dibuka. Jadi kami menyesuaikan kebijakan yang ada di sana," tutup Musdiq.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait