Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Cegah Penyebaran Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi 7 Hari

Eronika Dwi,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cegah Penyebaran Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi 7 Hari
Image: Wisma Atlet Kemayoran. (BNPB)

Jakarta - Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran diisolasi selama tujuh hari ke depan. Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi penularan varian Omicron pada level komunitas menyusul ditemukannya pasien COVID-19 dengan varian tersebut di area itu. 

Keputusan tersebut berdasarkan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinves), Menteri Kesehatan (Menkes), TNI, dan Satgas Penanganan COVID-19, yang dilanjutkan dengan rapat teknis bersama kementerian lembaga terkait pada Kamis (16/12/2021). 

"Perkembangan situasi terakhir menjadikan pemerintah harus bertindak cepat mencegah terjadinya transmisi lokal virus varian Omicron. Isolasi RSDC adalah langkah yang diharapkan efektif untuk tujuan tersebut," tutur Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letnan Jenderal TNI Suharyanto dalam keterangan tertulis yang dikutip dari ANTARA, Jumat (17/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadiki mengkonfirmasi bahwa COVID-19 varian Omicron sudah masuk ke Indonesia kepada wartawan pada Kamis (16/12/2021).

"Kemenkes tadi malam mendeteksi seorang pasien berinisial N terkonfirmasi (varian) Omicron pada 15 Desember," ujar Budi dalam konferensi pers digital.

Budi mengkonfirmasi bahwa pada 10 Desember, data yang diterima oleh Kemenkes terdapat tiga pekerja pembersih Wisma Atlet PCR dan satu di antaranya terkonfirmasi positif COVID-19.

"Tidak ada demam. Ketiganya dikarantina di Wisma Atlet tanpa gejala. Sudah diambil PCR-nya dan sudah negatif," tambah Budi.

Menurut WHO, varian Omicron ini diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dibandingkan versi asli COVID-19 dan varian Delta dalam 24 jam.

Varian ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada November lalu dan WHO memasukan varian ini pada 'varian of concern', yang berarti perlu diwaspadai bersama varian delta.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait