Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Cegah Stres, Yuk Kenali 4 Hormon Bahagia dalam Tubuh!

Griska Laras,
6 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cegah Stres, Yuk Kenali 4 Hormon Bahagia dalam Tubuh!
Image: Ilustrasi bahagia/Pexel: Andrea Piacquadio

Jakarta - Menonton film, makan enak, dan menghabiskan waktu bareng orang tercinta bisa jadi beberapa alasan seseorang merasa bahagia. 

Tapi, jika dilihat secara ilmiah, bahagia terjadi saat hormon-hormon tertentu di dalam tubuh dilepaskan. Apa aja sih hormon-hormon tersebut? Yuk kenalan lebih jauh!

1. Dopamin 

1615951083-Photo-by-Amina-Filkins-from-Pexels.jpgSumber: Ilustrasi Hidup Bahagia. (Photo by Amina Filkins from Pexels)

Dopamin memainkan peran penting dalam motivasi dan penghargaan diri. Nggak hanya itu, dopamin juga mengatur memori, penalaran, dan fungsi sistem motorik. 

Dopamin muncul saat seseorang berhasil mencapai suatu tujuan. Saat dilepas dalam kadar yang tepat, hormon ini bisa meningkatkan suasana hati. 

2. Serotonin 

1614220726-bahagia-(3).jpgSumber: Ilustrasi bahagia/Pexel: Andrea Piacquadio

Hormon ini sangat penting mengelola suasana hati suasana hati, termasuk mencegah depresi. Selain mempengaruhi mood, serotonin juga berperan dalam fungsi tubuh lain, seperti nafsu makan, pencernaan, kemampuan belajar, dan memori. 

Kadar serotonin yang rendah disebabkan karena kurangnya asam amino triptofan di dalam tubuh. Asam amino triptofan tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh dan bisa diperoleh dari beberapa jenis makanan. Melakukan kegiatan menenangkan seperti meditasi dan olahraga juga bisa memicu pelepasan hormon ini. 

3. Oksitosin 

1613006817-bahagia---freepik-wayhomestudio.jpgSumber: Ilustrasi bahagia. (Freepik/wayhomestudio)

Oksitosin membantu meningkatkan kepercayaan, empati, dan ikatan dalam hubungan. Hormon ini muncul dari kasih sayang fisik seperti ciuman, pelukan, dan hubungan intim. Karena itu, oksitosin juga dikenal sebagai ‘hormon cinta’. 

4. Endorfin 

1629806785-Ilustrasi-Pasangan-Bahagia.jpgSumber: Ilustrasi Pasangan Bahagia (Pexels/AndresAyrton)

Endorfin dikenal sebagai ‘hormon pereda nyeri’. Hormon ini muncul sebagai respons tubuh terhadap stres atau ketidaknyamanan yang dirasakan tubuh. Kadar endorfin meningkat saat kamu melakukan aktivitas yang menimbulkan rasa memuaskan, seperti menyantap makanan lezat atau olahraga

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait