menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URamadan

Doa Qunut Beserta Artinya, Dibaca Ketika Salat Subuh

Griska Laras,
27 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Doa Qunut Beserta Artinya, Dibaca Ketika Salat Subuh
Image: Ilustrasi doa/Freepik

Jakarta - Sebagian umat muslim membaca doa qunut saat salat subuh, namun ada juga yang tidak melakukannya.

Dalam praktiknya, ada dua alasan seorang muslim tidak membaca doa qunut. Alasan pertama, karena punya keyakinan sendiri. Dan yang kedua karena belum hafal.  

Para ulama pun punya pandangan berbeda tentang anjuran membaca doa qunut saat salat. Ulama bermazhab Syafi'i dan Maliki berpendapat bahwa membaca doa qunut ketika salat adalah sunnah dan dianjurkan.

Dasar dari pendapat tersebut adalah hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik sebagai berikut:

"Rasulullah SAW senantiasa melakukan qunut pada salat subuh sampai beliau meninggal dunia," (HR. Ahmad).

Sedangkan menurut Imam Nawawi, hukum membaca doa qunut saat salat sangat dianjurkan alias sunnah muakkad.

Menurut Imam Nawawi, meninggalkan doa qunut memang tak membatalkan sholat subuh, namun umat muslim dianjurkan melakukan sujud sahwi sebagai pengganti.

Sementara itu, ulama mazhab Hanbali dan Hanafi berpandangan bahwa membaca qunut bukan hal yang dianjurkan. Dasar pendapat tersebut mengacu pada hadis berikut.  

"Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak berqunut saat salat fajar kecuali ketika mendoakan kebaikan atau keburukan untuk suatu kaum," (HR Muslim).

Doa qunut saat saat salat subuh dibaca ketika memasuki rakaat kedua. Tepatnya setelah bangun dari rukuk dan membaca i'tidal.

Berikut bacaan doa qunut seperti yang telah Urbanasia rangkum dalam laman NU.

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa 'aafinii fii man 'aafait, wa tawallanii fii man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a'thaiit.  Wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhi wa laa yuqdhaa 'alaiik. Wa innahu la yadzilu man waalaiit. Wa laa ya i'zzu man 'aadaiit. Tabaaraktya rabbanaa wa ta'aalait. Fa lakalhamdu 'alaa maa qadhaiit astaghfiruka wa atuubu ilaiik. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammaddin-nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seeperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya, Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidaklah mulia orang-orang yang Engkau musuhi. Mahaberkahlah Engkau dan Mahaluhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas segala yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan taubat kepada-Mu.  Semoga Allah memberi rahmat, berkah, dan salam atas Nabi Muhammad  beserta keluarga dan sahabatnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait