Malang - 22 pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang terpapar COVID-19. Dengan demikian, kantor tengah dilakukan sterilisasi selama dua hari, yakni pada 30-31 Desember 2020.

Kepala Bagaian Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto mengatakan, jika saat ini pegawai Dishub tengah diberlakukan work from home (WFH). 

Diidentifikasinya 22 pegawai tersebut, pasca dilakukan swab test massal.

"Ada pegawai Dishub yang sebelumnya hasilnya positif. Untuk itu, kami lakukan swab sekaligus," ujarnya.

Sterilisasi di kantor Dishub, ditujukan guna mengurangi risiko penularan kembali COVID-19. Sementara, tidak diberlakukannya lockdown, menurutnya karena di penghujung tahun masih banyak tugas yang belum terselesaikan.

"Karena akhir tahun, banyak yang belum terselesaikan. Jadi nggak di-lockdown," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, jika sebelumnya ada satu pegawai yang mengalami gejala virus corona, namun ia tetap masuk kerja.

"Jadi ada satu orang yang mengalami gejala, tetap masuk. Setelah swab hasilnya positif, baru kemudian satu ruangan terpapar semua," tambahnya.

Dengan demikian, pegawai yang terkonfirmasi positif virus corona, akan menjalani isolasi mandiri di Safe House Jalan Kawi dan RS Lapangan. 

Komentar
paper plane