Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Efek Tendangan Karate, AHHA PS Pati: Syaiful Indra Cahya Dipulangkan

Rezki Maulana,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Efek Tendangan Karate, AHHA PS Pati: Syaiful Indra Cahya Dipulangkan
Image: Laga uji coba AHHA PS Pati vs Persiraja Banda Aceh ricuh. (Twitter @ahhapsfc)

Jakarta - Laga uji coba AHHA PS Pati versus Persiraja Banda Aceh berakhir ricuh. Ini karena aksi brutal dari dua pemain PS Pati, salah satunya tendangan karate. Duh!

PS Pati menghadapi Persiraja di Stadion Pancoran Soccer Field, Senin (6/9/2021) sore WIB kemarin. Tim Liga 2 itu menang 3-0 lewat gol-gol Rikza Syahwali, M Iqbal, dan Ari Hermawan.

Sayangnya, meski PS Pati menang, hasil itu dinodai aksi brutal kedua pemainnya. Pada menit awal, PS Pati sudah kehilangan Syaiful Indra Cahya yang menendang muka Muhammad Nadhiif saat berduel.

Nadhiif seketika tumbang dan harus dibawah ke rumah sakit. Kabarnya ada gigi si pemain yang patah dan retak di tulang wajah. Syaiful pun dikartu merah.

Laga kian memanas di 10 menit akhir saat Zulham Zamrun melanggar Defri Rizki dengan keras. Zulham kemudian dorong-dorongan dengan pemain Persiraja.

Pada akhirnya pemain kedua tim malah emosi dan nyaris baku pukul, sebelum berhasil ditenangkan. Wasit memutuskan laga tuntas lima menit lebih cepat dan Zulham pun dikartu merah.

Insiden ini pun jadi viral di media sosial yang membuat Syaiful Indra Cahya dikritik habis netizen, terutama para pecinta sepakbola. Aksi brutal tersebut tidak sepantasnya dilakukan, terlebih ini cuma laga ujicoba.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1 2021: PSM Vs Arema Tuntas 1-1

Maka dari itu desakan untuk PS Pati memecat Syaiful dan Zulham kian kencang. Meski Syaiful sudah meminta maaf kepada Nadhiif, tapi PS Pati tetap menjatuhkan sanksi.

"Kami memulangkan (Syaiful dan Zulham) dari pemusatan latihan di Jakarta karena melakukan hal yang tak pantas dicontoh pada pertandingan persahabatan melawan Persiraja," tutur COO AHHA PS Pati Divo Sashendra dalam rilisnya.

"Benar-benar jadi pelajaran untuk pemain agar lebih dapat menjunjung tinggi nilai respek," sambungnya.

Duh, ada-ada saja!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait