beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Flu Tomat: Pengertian, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Priscilla Waworuntu,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Flu Tomat: Pengertian, Gejala, dan Cara Pengobatannya
Image: Ilustrasi - Flu menyerang anak kecil. (Pixabay)

Jakarta - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan menyebarkan penyakit baru bernama flu tomat. Penyakit flu tomat pertama kali ditemukan pada anak berusia 5 tahun di India.

Kasus pertama flu tomat ditemukan di distrik Kollam di Kerala India dan dekat area Anchal, Aryankavu dan Neduvathoor. Hingga kini dilaporkan ada 82 anak di bawah 5 tahun yang sudah terinfeksi.

Apa Itu Flu Tomat? 

Flu tomat sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejala flu tomat ini sebenarnya mirip-mirip dengan COVID-19, seperti demam, kelelahan nyeri tubuh dan pilek. 

Hanya saja hal yang membedakannya adalah ketika anak sudah bergejala akan timbul lepuh merah yang menyakitkan di seluruh tubuh. Nantinya lepuh itu akan membesar seukuran tomat. Maka dari itu flu ini disebut sebagai flu tomat. 

Kabar baiknya, flu tomat adalah penyakit yang cenderung bisa sembuh sendiri bahkan tanpa pengobatan. Jadi para orangtua tidak perlu panik jika anak terkena flu tomat dan sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter. 

Gejala Flu Tomat 

Flu Tomat juga dapat berkembang akibat penyakit chikungunya atau demam berdarah yang telah dialami oleh anak sebelumnya. Virusnya juga hampir menyerupai varian baru dari virus penyebab Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD).

Nah berikut adalah gejala flu tomat yaitu: 

  • timbulnya ruam merah membesar seperti tomat,
  • kelelahan,
  • nyeri sendi,
  • pilek dan bersin,
  • batuk,
  • diare,
  • demam tinggi,
  • mual dan muntah,
  • kram perut,
  • sakit seluruh badan.

Cara Mengobati Flu Tomat

Sejauh ini, vaksin terkait flu tomat ini belum ditemukan. Padahal flu tomat ini bisa dikatakan penyakit yang menular dengan cepat melalui kontak dekat. 

Bagi kamu yang terkena atau memiliki gejala flu tomat sebaiknya harus mengisolasi diri dan seluruh barang, alat makan, pakaian yang digunakan sebisa mungkin disemprot disinfektan agar mengurangi penyebaran virus flu tersebut. 

Selain itu, sebisa mungkin jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan.

Jika kamu terkena flu tomat juga sebaiknya banyak istirahat, banyak minum air, makan makanan bergizi, minum vitamin, dan bisa juga mengompres badanmu yang terkena ruam akibat flu tomat dengan kain atau spons yang sebelumnya direndam dengan air hangat. 

Kamu juga bisa rutin membersihkan rumah yang menjadi lokasi bermain anak, cegah anak untuk menggaruk bagian yang gatal atau ruam.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait