URguide

Bloody Marry, Urban Legend Si Penunggu Cermin

Farah Yuniar, Kamis, 11 Mei 2023 19.30 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bloody Marry, Urban Legend Si Penunggu Cermin
Image: Ilustrasi - Bloody Marry. (Pinterest)

Jakarta - Siapa yang nggak pernah bercermin? Semua orang tentunya sering bercermin untuk merapikan penampilan. Tapi, apakah kamu pernah membayangkan kalau cermin yang kamu pakai itu ternyata ada penunggunya?

Di Inggris dan Amerika Serikat, ada sebuah mitos tentang seorang wanita yang dijuluki Bloody Mary. Diyakini bahwa Bloody Mary merupakan penunggu cermin.

Mitos yang beredar mengatakan, ketika kita memanggil nama Mary tiga kali di depan cermin, maka hantu Bloody Mary akan muncul.

Legenda Bloody Mary merupakan sebuah misteri yang telah dikenal di seluruh dunia. Kisahnya memiliki beberapa versi yang beredar di masyarakat dan hingga kini belum ada penelitian yang bisa membuktikan keberadaan Bloody Mary.

Permainan Bloody Mary ini sering dimainkan oleh anak-anak muda di negara-negara barat. Mungkin semacam challenge di masa sekarang.

Cara Memanggil Bloody Marry

Untuk memanggil Bloody Marry tak begitu sulit. Caranya terbilang cukup mudah yakni hanya perlu menyediakan cermin dan lilin di kamar mandi.

Permainan memanggil Bloody Mary dilakukan pada tengah malam. Orang-orang masuk ke kamar mandi sambil membawa lilin yang menyala.

Lalu mereka harus berdiri di depan cermin di dalam kamar mandi dan panggil nama Bloody Mary sebanyak tiga kali. Jika berhasil, sosok Bloody Mary yang menyeramkan dengan rambut panjang, mata melotot, dan wajah berdarah-darah akan muncul.

Namun ada risiko yang sangat besar jika Bloody Mary benar-benar menampilkan dirinya. Konon katanya orang yang memanggil Bloody Mary akan meninggal dengan tragis.

Bloody Mary akan mencabut mata orang yang memanggilnya dan mencakar wajah serta tubuh orang tersebut. Lalu Bloody Mary menarik orang itu ke dalam cermin.

Meskipun resiko dari memanggil Bloody Mary sangat menyeramkan tetapi orang-orang di Inggris dan AS malah menjadikan itu sebagai sebuah permainan.

Asal-usul Bloody Marry

Lantas, siapa sebenarnya wanita yang bernama Bloody Mary? Asal kisah Bloody Mary masih menjadi misteri. Terdapat banyak versi yang mengatakan asal muasal mengenai Bloody Mary.

Menurut cerita yang beredar Bloody Mary adalah Mary Worth, seorang gadis yang sangat cantik. Suatu hari, Mary mengalami kecelakaan parah yang membuat wajahnya rusak berat.

Orangtua Mary pun melarangnya untuk bercermin. Takut kalau Mary akan histeris melihat wajahnya. Padahal sebelum kecelakaan Mary sangat senang bercermin.

Didorong rasa penasaran yang tinggi, pada malam hari Marry mengendap-endap pergi ke kamar mandi untuk bercermin di sana.

Begitu melihat wajahnya di cermin, Mary langsung shock dan juga marah. Ia bahkan sampai meninju cermin dengan tangannya sampai berdarah-darah untuk meluapkan kemarahannya.

Mary bersumpah bahwa ia akan membunuh setiap orang yang memanggil namanya di depan cermin. la kemudian mengakhiri hidupnya sendiri dan arwahnya menghantui cermin.

Sedangkan pada versi lain ada juga yang mengatakan bahwa Bloody Mary merupakan hantu dari seorang wanita bernama Mary Bloodsworth yang hidup di tahun 1700-an. 

Mary Bloodsworth dituduh sebagai seorang penyihir yang membunuh gadis-gadis di desanya. Ia pun dihukum gantung atas tuduhan tersebut.

Sementara itu, di kehidupan nyata pernah ada wanita yang mendapat julukan Bloody Mary. Wanita itu bernama Mary Tudor, Ratu Inggris yang memerintah pada 1550-an.

Ia dikenal kejam dan suka memaksakan kehendak kepada rakyatnya, sehingga dijuluki Bloody Mary. Segala aturan yang ia terapkan wajib dituruti.

Jika ada rakyat yang membangkang, ia tidak segan-segan menghukum mereka dengan cara yang mengerikan. Mary Tudor rela membakar rakyatnya hidup-hidup.

Kurang lebih ratusan orang dibakarnya semasa ia memerintah. Banyak yang percaya bahwa arwah Marry dikutuk dan terperangkap ke dalam cermin.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait