URguide

Pemicu Hypophrenia, Menangis Tanpa Sebab yang Perlu Diketahui

Alfian Muntahanatul Ulya, Selasa, 18 Oktober 2022 12.53 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pemicu Hypophrenia, Menangis Tanpa Sebab yang Perlu Diketahui
Image: Ilustrasi Kondisi Hypophrenia (Pexels)

Jakarta - Apakah kamu pernah merasa ingin duduk dan menangis berjam-jam tapi nggak tahu kenapa? Kalau iya, perasaan seperti ini biasa disebut dengan hypophrenia.

Melansir Science ABC, hypophrenia didefinisikan sebagai perasaan sedih yang samar-samar tanpa sebab. Mungkin kamu merasa hal ini bukan hal yang serius, dan solusinya cukup dijalani saja.

Tapi masalahnya, definisi ilmiah dari Hipofrenia ini secara kasar berarti 'terbelakang mental', yang memiliki konotasi budaya negatif yang secara nggak langsung terkait dengan pemicu perasaan itu terjadi.

Nah, sering kali kita memang dibingungkan dengan penyebab apa saja yang mendatangkan perasaan sedih seperti itu. Jadi langsung saja simak pemicu hypophrenia berikut ini.

1. Trust Issue

Kita semua tahu, membangun kepercayaan nggak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan butuh waktu bertahun-tahun. Sebaliknya, seseorang hanya perlu waktu singkat untuk menghancurkannya.

Saat orang yang kamu percaya mengkhianatimu, akan sulit bagimu untuk kembali menaruh rasa percaya terhadap orang lain setelah itu. Trust issues akan berkembang, bahkan hingga membuatmu nggak bisa percaya lagi dengan orang lain, dan hal ini bukanlah masalah yang sepele.

2. Penyesalan

Perasaan menyesal ini juga sering kali jadi pemicu hypophrenia. Sebagai contoh, kamu menyesal sudah memercayai orang itu dan berharap harusnya kamu notice niat mereka sejak awal.

Penyesalan itu akan selalu terbawa dalam diri kita atas hal-hal yang telah kita lakukan. Kita bahkan mungkin sampai pada titik merasa, kita pantas mendapatkan kesedihan ini. Kemudian kamu akan cenderung merasa kesepian, terasingkan dan terisolasi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait