beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URedu

Hari Guru Nasional, Ini 6 Pahlawan Nasional yang Perjuangkan Pendidikan

Nivita Saldyni,
25 November 2022 10.04.25 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Hari Guru Nasional, Ini 6 Pahlawan Nasional yang Perjuangkan Pendidikan
Image: Ilustrasi Pendidikan (Pixabay/nikolayhg).

Jakarta - Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap 25 November, bertepatan dengan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari ini selalu diperingati setiap tahunnya, sejak ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994, Guys.

Nah ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan atas dedikasi pahlawan dengan gelar tanpa tanda jasa ini di Indonesia. Bahkan Indonesia punya sejumlah tokoh nasional yang berjuang lewat jalur pendidikan sebelum Indonesia merdeka.

Kira-kira siapa saja ya? Berikut enam nama pahlawan nasional yang turut memperjuangkan pendidikan di Tanah Air, dikutip dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek RI pada Jumat (25/11/2022):

1. Ki Hajar Dewantara

Urbanreaders pasti sudah tak asing dengan nama tokoh nasional satu ini. Yap, Ki Hajar Dewantara atau yang dikenal dengan Bapak Pendidikan Nasional adalah salah satu tokoh yang sangat berjasa dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. 

Pemilik nama Suwardi Suryaningrat inilah yang melahirkan Perguruan Nasional Taman Siswa sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendidikan. Pusat pendidikan itulah yang kemudian jadi cikal bakal sistem pendidikan di Indonesia.

Untuk mengenang jasa-jasa Ki Hajar Dewantara, 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional. 

2. K. H. Ahmad Dahlan

Selain Ki Hajar Dewantara, K. H. Ahmad Dahlan alias Muhammad Darwis juga tak kalah penting dalam perkembangan pendidikan di Indonesia.

Tokoh yang berada di balik berdirinya organisasi Muhammadiyah ini merupakan sosok yang menciptakan pembaharuan Islam di bidang pendidikan. 

Saat itu, pria yang lahir pada 1 Agustus 1868 ini tergerak mendirikan organisasi Muhammad pada 18 November 1912 karena kurang setuju dengan sistem pendidikan kolonialisme yang menuju ke arah sekularisme dan westernisasi.

Menurutnya, pendidikan Islam harus diarahkan pada usaha membentuk manusia muslim yang berbudi pekerti luhur, alim dalam agama, luas pandangan dan paham masalah ilmu keduniaan, serta bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya.

3. K. H. Hasyim Asy’ari

Tokoh pahlawan muslim lainnya yang turut berjuang di jalur pendidikan adalah K. H. Hasyim Asy'ari.

Ulama yang lahir pada 14 Februari 1871 ini merupakan pemrakarsa berdirinya organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Guys. 

Kepedulian K. H. Hasyim Asy'ari yang tinggi terhadap pendidikan, khususnya umat muslim, membuatnya mendirikan pesantren Tebu Ireng sepulang dari sekolah di Makkah pada 1899.

Tebu Ireng bahkan jadi pesantren terbesar dan terpenting di Pulau Jawa pada abad ke-20.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait