Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Jadi Model Foto Spencer Tunick, Ratusan Orang Telanjang di Laut Mati

Griska Laras,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Jadi Model Foto Spencer Tunick, Ratusan Orang Telanjang di Laut Mati
Image: Laut Mati/Pixabay

Arad - Ratusan orang berkumpul untuk sesi pemotretan di lanskap gurun dekat Laut Mati, Kota Arad, Israel Tenggara. Para peserta yang terdiri dari pria dan wanita berbaris tanpa sehelai baju dan alas kaki. Sementara tubuh telanjang mereka dicat putih.  

Proyek ini merupakan karya fotografer Amerika Serikat (AS) Spencer Tunick yang diundang sebagai tamu Kementerian Pariwisata Israel. Karya tersebut bertujuan untuk melestarikan dan memulihkan Laut Mati.

"Bagi saya tubuh mewakili keindahan dan kehidupan dan cinta. Saya berharap proyek ini akan mewakili tubuh sebagai agen perubahan terhadap masalah lingkungan di kawasan Laut Mati,” ujar Tunick seperti dilansir Guardian, Selasa (19/10/2021).

Sementara itu, Tunick memilih menutupi model dengan cat putih untuk mengingat kisah dalam alkitab tentang istri Lot yang diubah menjadi gundukan garam dan meratapi kehancuran Sodom.

"Dengan menghubungkan isu lingkungan dengan tubuh telanjang, menunjukkan kerentanan tubuh (manusia) terhadap alam juga kerentanan alam yang disebabkan oleh tubuh. Manusia dapat memengaruhi laut cukup besar. Saya pikir dengan menunjukkan jajaran tubuh - yang sangat rapuh ini - bisa membawa energi baru untuk pekerjaan dan percakapan orang terhadap Laut Mati," lanjutnya.

Berdasarkan laporan Times of Israel, Laut Mati terletak di antara Israel dan Yordania. Laut tersebut surut sekitar empat kaki setiap tahun dan menciptakan ribuan sinkhole. Dalam tiga dekade terakhir, permukaan air laut berkurang hampir 100 kaki.

Orang-orang di Israel dan Yordania mengalihkan sebagian besar air hulu untuk pertanian dan air minum. Sementara ekstraksi mineral dan penguapan yang dipercepat perubahan iklim memperburuk kondisi air di Laut Mati.

Para pemerhati lingkungan di awal 2000-an lalu memperkirakan bahwa Laut Mati akan hilang pada 2050 jika permukaan airnya terus surut. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by The Guardian (@guardian)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait