Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

KAI Kembali Angkut 80 Ton Oksigen Gratis ke Surabaya

Griska Laras,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
KAI Kembali Angkut 80 Ton Oksigen Gratis ke Surabaya
Image: oksigen cair dari Singapura dikirim dari Stasiun Tanjung Priok ke Stasiun Kalimas Surabaya/KAI

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengangkut oksigen sebanyak 80 ton untuk dari Stasiun Tanjung Priok ke Stasiun Kalimas Surabaya, Kamis (5/8/2021).

Oksigen hibah dari Singapura ini ditempatkan dalam 4 gerbong ISO Tank yang masing-masing berisi 20 ton oksigen. Adapun pengangkutan oksigen cair ini tidak dibebankan biaya alias gratis untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19.

“PT KAI terus mendukung pemerintah dan berupaya untuk memberikan sumbangsih terbaik dalam penanggulangan COVID-19, di antaranya melalui program vaksinasi di stasiun untuk mendukung herd immunity dan program pengiriman gratis untuk angkutan oksigen menggunakan KA maupun untuk tabung oksigen kosong,” kata Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan resminya, Kamis (5/8/2021).

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, yang hadir dalam pelepasan 80 ton oksigen tersebut menjelaskan, kebutuhan oksigen untuk Jawa dan Bali mengalami peningkatan 4-5 kali lipat selama pandemi.

"Tidak mudah mendistribusikan oksigen ke seluruh rumah sakit. Salah satu bentuk nyata instansi dalam pengadaan kebutuhan oksigen tersebut seperti yang dilakukan PT KAI hari ini,” kata Dante.

“Mungkin jika diantar dengan transportasi bus bisa memakan waktu 24-36 jam, tapi dengan kereta api kita bisa memotong waktu. Mungkin kereta api ini akan tiba pukul 18.00 WIB di Surabaya,” lanjutnya.

Sebelumnya, PT KAI juga telah mendistribusikan 128 ton oksigen yang merupakan bantuan dari PT Virtue Dragon Nickel Industrial Park, Jumat (16/7/2021).

Muatan oksigen itu diangkut dengan kereta api melalui rute Stasiun Kalimas Surabaya ke Stasiun Lagoa Jakarta.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait