beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Kemenkes Konfirmasi Pasien Pertama Positif Cacar Monyet di Jakarta

Ika Virginaputri,
21 Agustus 2022 18.07.46 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kemenkes Konfirmasi Pasien Pertama Positif Cacar Monyet di Jakarta
Image: Monkeypox/Freepik

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi kasus pertama pasien positif cacar monyet di Indonesia. Temuan ini diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam keterangan pers, hari Sabtu sore (20/8/2022). 

Menurut Syahril, pasien tersebut adalah pria berusia 27 tahun asal Jakarta. Ia kembali dari perjalanan luar negeri pada tanggal 8 Agustus 2022. Gejala baru terlihat pada tanggal 14 Agustus dan kemudian terdeteksi positif pada Jumat malam (19/8/2022). 

"Dia WNI, baru kembali dari perjalanan luar negeri pada tanggal 8 Agustus, sampai di Jakarta. Kemudian gejala muncul di tanggal 14, gejalanya demam. Pada tanggal 16 Agustus baru mulai muncul lesi atau ruam-ruam. Pada tanggal 18 diperiksa dengan cepat dalam waktu satu hari, hasilnya positif," lanjut Syahril tanpa menyebutkan ke negara mana pasien ini pergi sebelumnya. 

Syahril mengungkapkan saat ini pasien dalam keadaan baik-baik saja dengan gejala ringan sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit dan cukup isolasi mandiri di rumah. Temuan ini langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan bersama Kemenkes yang segera melakukan surveillance untuk mencari kontak erat pasien. 

"Kasus cacar monyet ini adalah kasus menular yang memerlukan contact tracing kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien tersebut," ujar Syahril. 

Sebelum satu orang terkonfirmasi positif ini, Indonesia sudah melakukan pemeriksaan terhadap 22 suspek pasien cacar monyet yang hasilnya semua negatif dan tidak ada penularan lebih lanjut. 

Syahril juga menambahkan bahwa Pemerintah sudah meningkatkan kewaspadaan di seluruh pintu masuk Indonesia, baik darat, laut, dan udara sebagai respons atas status cacar monyet yang dikategorikan WHO sebagai darurat kesehatan global. 

Selain itu Syahril juga mengungkapkan belum ada rencana pemerintah untuk melakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) terkait kasus pertama positif cacar monyet di Indonesia ini. 

"Kalau PPKM belum kita berlakukan karena ini baru satu kasus," Syahril menjelaskan. "Dulu COVID aja setelah banyak kasus baru kita melakukan kebijakan-kebijakan itu," jawab Syahril soal kemungkinan pemberlakuan PPKM.  

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait