Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Keren! 6 Perempuan Pahlawan COVID-19 Diabadikan Jadi Boneka Barbie

Eronika Dwi,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Keren! 6 Perempuan Pahlawan COVID-19 Diabadikan Jadi Boneka Barbie
Image: 6 Perempuan Pejuang Melawan COVID-19 Dijadikan Model Boneka Barbie. (Instagram @barbie)

Jakarta - Perusahaan yang mengembangkan merek Barbie, Mattel Inc, belum lama ini merilis edisi khusus untuk menghormati jasa dan pengabdian para perempuan pejuang melawan COVID-19.

Barbie edisi para pahlawan pejuang COVID-19 itu diumumkan Mattel Inc melalui unggahan akun Instagram resmi @barbie, dengan menambah tagar 'ThankYouHeroes' pada Rabu (4/8/2021).

Dalam edisi tersebut ada enam perempuan pejuang melawan COVID-19 dari berbagai negara yang dijadikan sebagai model boneka Barbie. Salah satunya, ilmuwan asal Inggris sekaligus pengembang (penemu) vaksin AstraZeneca, Sarah Gilbert.

Lalu ada, Amy O'Sullivan, seorang perawat yang merawat pasien COVID-19 pertama di Rumah Sakit Wycoff di Brooklyn, New York, Amerika Serikat (AS).  

Masih dari AS, ada Audrey Cruz, dokter garis terdepan di Las Vegas yang bekerja dengan dokter Asia-Amerika lainnya untuk memerangi diskriminasi terhadap orang Asia selama pandemi.

Perempuan lain yang mendapat kehormatan, termasuk Chika Stacy Oriuwa, seorang psikiater Kanada di University of Toronto. Ia merupakan salah satu orang yang ikut memerangi rasisme sistemik dalam perawatan kesehatan.

Kemudian ada Jaqueline Goes de Jesus, peneliti biomedis yang memimpin pengurutan genom varian COVID-19 di Brasil, dan Kirby White, seorang dokter umum Australia.

Selain dikenal sebagai dokter umum, Kirby White juga dikenal sebagai sosok yang memelopori alat pelindung diri yang dapat dicuci dan digunakan kembali oleh pekerja garis depan selama pandemi.

"Keenam wanita tersebut adalah ahli di bidangnya yang telah menunjukkan keberanian yang belum pernah terjadi sebelumnya selama masa yang penuh tantangan," bunyi pernyataan resmi Mattel, yang dikutip dari USA TODAY, Sabtu (7/8/2021).

Pernyataan lain datang dari wakil presiden senior Barbie & Dolls Mattel, Lisa McKnight.

"Barbie mengakui bahwa semua pekerja garis depan telah membuat pengorbanan luar biasa ketika menghadapi pandemi dan tantangan yang semakin meningkat," ujar Lisa McKnight.

"Untuk menghormati upaya mereka, kami membagikan kisah mereka dan memanfaatkan platform Barbie untuk menginspirasi generasi berikutnya untuk mengikuti para pahlawan ini," sambungnya.

Boneka Barbie edisi para pahlawan COVID-19 ini tidak akan dijual ke pasaran, guys. Namun, diberikan khusus kepada enam pahlawan tersebut sebagai penghargaan.

Selain memberi boneka, Mattel juga mendonasikan US$5 atau sekitar Rp 72 ribu dari setiap penjualan Barbie di department store untuk masing-masing tokoh.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Barbie (@barbie)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait