beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

Kisah Sukses Sukidjo dalam Budidaya Ikan Gabus hingga ke Mancanegara

Shelly Lisdya,
9 November 2022 14.08.28 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kisah Sukses Sukidjo dalam Budidaya Ikan Gabus hingga ke Mancanegara
Image: Sukidjo, pria yang dikenal sebagai ahli ikan gabus. (YouTube DNtrust)

Jakarta - Memiliki prinsip dalam berwirausaha bisa membuat seseorang bisa sukses, seperti yang dilakukan oleh pria paruh baya bernama Sukidjo.

Penerapan 5M (Minat, Membuat, Memelihara, Menekuni, dan Membuahkan Hasil) menjadi kunci sukses Sukidjo hingga dikenal sebagai ahli ikan gabus.

Pria asal Dusun Jetis Depok, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini sukses menjadi master pembenihan dan budidaya ikan gabus yang terkenal hingga mancanegara, Urbanreaders.

Mbah Kidjo sapaan akrabnya mengatakan, sebelum terjun budidaya ikan gabus, pada 1970, ia membudidayakan ikan lele lokal, kemudian sejak 2005, ia mulai mempelajari budidaya dan pembenihan ikan gabus.

“Awalnya tahun 1970 itu saya sudah mulai menekuni ikan. Pertama kali itu ikan lele lokal, dulu masih langka. Terus saat tahun 2005 itu saya mempelajari tentang gabus, dirawat di embung. Ikan gabus pada saat itu juga cukup langka,” kata Mbah Kidjo, dikutip dari YouTube DNTrust, Rabu (9/11/2022).

Mbah Kidjo menjelaskan, dalam budidaya dan pembibitan ikan gabus hal yang paling sulit dan harus dipahami dengan baik adalah membedakan kelamin indukan. Pasalnya, ia menilai bagi orang awam sangat sulit untuk membedakan indukan jantan dan betina karena alat kelaminnya sama.

“Memilih jantan betina itu hal yang paling sulit, tidak semudah yang kita bayangkan dan alat kelaminnya itu sama-sama cuma itu ada trik-trik tersendiri,” ungkap Sukidjo.

Untuk membedakannya sendiri, perlu waktu untuk memahami dengan baik karakteristik dari indukan jantan maupun betina. Selain itu, Mbah Kidjo juga menyarankan agar memilih indukan yang tidak terlalu tua.

“Kalau ingin memelihara atau budidaya jangan gabus yang sudah besar-besar sekali karena dia bertelurnya jarang banget, kalau yang kita cari itu adalah gabus remaja birahi itu jadi setiap setengah bulan sekali pasti bertelur, yang saya alami seperti itu,” papar Sukidjo.

Di wilayahnya sendiri, ikan gabus paling banyak diolah menjadi kapsul ekstrak gabus yang dinilai tinggi kandungan albumin untuk mengobati berbagai penyakit dan mempercepat penyembuhan luka.

Dari situlah banyak orang berbondong-bondong berkunjung ke tempat Mbah Kidjo untuk sekedar belajar budidaya gabus atau berbisnis.

Pada beberapa waktu lalu, Mbah Kidjo mengatakan bahwa ia pernah diundang untuk menjadi narasumber sebuah kegiatan tentang ikan gabus oleh pihak dari Malaysia.

Kini, Mbah Kidjo telah mendirikan komunitas Usaha Pembenihan dan Pembesaran Ikan (UPPI). Ia juga aktif memberikan ilmu dan pengalaman kepada orang-orang baru yang mulai menggeluti ikan gabus dan melakukan pendampingan kepada para konsumen yang membeli benih ikan gabus darinya.

“Saya mendirikan grup itu tidak ada ketua, bendahara, atau sekretaris. Intinya sama-sama sharing pengalaman dan bersama-sama mencari rezeki. Saya suka gitu dan nggak takut disaingi kok, terus terang itu,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait