beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Lakukan Kejahatan Perang, 2 Tentara Rusia Dihukum 11 Tahun oleh Pengadilan Ukraina

Rizqi Rajendra,
1 Juni 2022 21.02.29 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Lakukan Kejahatan Perang, 2 Tentara Rusia Dihukum 11 Tahun oleh Pengadilan Ukraina
Image: Ivanov dan Bobikin menyaksikan persidangan dari dalam kotak kaca di Pengadilan Distrik Kotelevska (AP Photo/Bernat Armangue)

Jakarta - Pengadilan Ukraina menjatuhkan vonis 11 tahun enam bulan penjara kepada dua tentara Rusia bernama Alexander Bobikin dan Alexander Ivanov atas penembakan daerah sipil di Kharkiv, Ukraina Timur.

Ivanov dan Bobikin menyaksikan persidangan dari dalam kotak kaca di Pengadilan Distrik Kotelevska, Ukraina Tengah. Keduanya pun mengaku bersalah karena melanggar hukum dan aturan perang.

"Kesalahan Bobikin dan Ivanov telah terbukti sepenuhnya," kata Hakim Evhen Bolybok saat membacakan putusan dikutip Al Jazeera, Selasa, (31/5/2022).

Kedua tentara Rusia itu mengakui telah menjadi bagian dari unit artileri yang menembaki sasaran sipil di wilayah Kharkiv, timur laut Ukraina, dari wilayah Belgorod yang bertetangga di Rusia.

Jaksa mengatakan, penembakan itu menghancurkan sebuah sekolah di kota Derhachi, tetapi untungnya tidak menimbulkan korban. Ivanov dan Bobikin diduga ditangkap setelah melintasi perbatasan.

Atas perbuatannya, Jaksa menuntut kedua tentara Rusia itu dengan hukuman 12 tahun penjara, namun pengacara mereka meminta keringanan hukuman dengan alasan kedua tentara itu telah mengikuti perintah dan mengaku bersalah.

Hukuman yang dijatuhkan pada Ivanov dan Bobikin itu merupakan vonis kedua yang dijatuhkan oleh Pengadilan Ukraina atas kejahatan perang sejak dimulainya operasi militer Rusia pada 24 Februari lalu.

Sebelumnya, Pengadilan Ukraina juga menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada tentara Rusia berusia 21 tahun bernama Vadim Shishimarin karena menembak mati seorang warga sipil Ukraina yang tidak bersalah.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina saat ini sedang menyelidiki lebih dari 14.000 kasus dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Moskow.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait