menu
user
URnews

Lewat Virtual Business, UMKM Jawa Timur Bisa Terkenal Luas

Shelly Lisdya,
20 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Lewat Virtual Business, UMKM Jawa Timur Bisa Terkenal Luas
Image: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Dok. Pemprov Jatim)

Malang - Sejak pandemi COVID-19, produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Timur mengalami penurunan.

Melihat kondisi ini, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menyebut produk UMKM Jatim harus kembali 'digoalkan'. Salah satunya dengan memberikan fasilitasi tempat bagi para pelaku UMKM untuk mengikuti berbagai pelatihan pengelolaan produk.

"Ini untuk membangkitkan sektor UMKM lebih dikenal luas. Salah satunya, ya melalui virtual business atau dengan memanfaatkan platform digitalisasi," terangnya saat berkunjung ke Malang, Selasa (30/3/2021).

Lebih lanjut, ia menyebut, apabila produk UMKM semakin banyak yang memanfaatkan konsep digitalisasi, maka akses pemasaran produk melalui market place mulai terbangun. 

"Apabila mereka bisa melakukan perdagangan melalui online dan e-commerce, maka semakin dikenal dunia. Seperti yang dikatakan Jack Ma, tahun 2030, UMKM akan menguasai 80 persen sekala ekonomi dunia. Dan 99 persen UMKM akan melakukan perdagangan secara online. 85 persen akan melakukan melalui e-commerce," imbuhnya.

Terlebih, saat ini Malang menjadi salah satu wilayah penyumbah start up terbanyak di Jawa Timur, bahkan dapat memberikan pelatihan. 

"Dengan ini, pelaku UMKM bisa memanfaatkan guna pembelajaran pengelolaan produk-produk yang akan dipasarkan. Pembelajaran secara online harus dikuatkan. Kemudian teknis fotografi, bagaimana memotret sebuah produk sebelum diunggah, dan seterusnya. Ini untuk memasarkan produknya," tandasnya.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait