Hot News

Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memastikan Liga 1 2020 akan lanjut pada 1 Oktober. Tidak ada penonton yang diperbolehkan datang.

Liga 1 sudah terhenti sejak Maret lalu menyusul ada pandemi virus corona. Setelah terjadi tarik ulur terkait jadi atau tidaknya liga dilanjutkan, PSSI akhirnya sepakat agar kompetisi tetap diadakan.

Setelah melalui rapat selama berminggu-minggu, PT LIB dan PSSI akhirnya bersepakat untuk melanjutkan Liga pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Meski demikian, perjalanan kompetisi masih akan memperhatikan perkembangan virus corona ke depannya.

Setidaknya itu adalah salah satu poin dari tujuh keputusan yang ditulis dalam surat PT LIB kepada para peserta kompetisi, Jumat (10/7/2020). Kedua, pertandingan dipastikan tanpa dihadiri penonton. Lalu, Ketiga, format kompetisi tetap sama dan dilanjutkan ke pekan keempat.

Keempat, klub Pulau Jawa bisa bermain di kandangnya masing-masing. Sementara klub dari luar bermain di Jawa akan ditempat di Yogyakarta dan sekitarnya sebagai pusatnya.

Kelima, akan ada kegiatan pra-kompetisi berupa Workshop Medical dan Match Organization serta Manager Meeting Liga 1 2020. Keenam, PT LIB meminta kepada klub-klub untuk mengajukan home base-nya masing-masing (berlaku untuk klub asal Jawa).

Dan ketujuh, PT LIB akan memanggil meeting seluruh manajer klub peserta Shopee Liga 1 2020 yang akan dilaksanakan pada 17 Juli mendatang.

Klub-klub pulau Jawa bisa bermain di kandangnya masing-masing dengan catatan ada zona hijau, seperti yang tertuang pada keputusan di atas. Sementara klub luar Jawa seperti Persiraja Banda Aceh akan bermarkas di Yogyakarta dan sekitarnya.

Sayangnya Persebaya Surabaya tidak akan bisa bermain di kandang sendiri karena kotanya masih dalam zona merah alias kasus coronanya masih tinggi.

"Kompetisi dilanjutkan sesuai dengan format lama. Jadi, tiga pekan yang berjalan dilanjutkan ke pekan keempat sampai ke pekan 34 nanti. Yang berubah adalah terkait dengan home base, yang luar Jawa akan dikonsentrasikan di Jawa homebasenya, Insyaallah di daerah Yogyakarta dan sekitarnya," tutur Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, dalam rilis kepada wartawan.

"Kalau klub Jawa home base-nya bisa di markas sendiri, tetapi tidak menutup kemungkinan karena situasi pandemi di wilayahnya, bisa pindah home base ke lokasi lain," sambungnya.

"Kalau misalnya Persebaya ikut (berkandang) di sana (Surabaya) mungkin belum bisa, mereka bisa mencari home base, misalnya nanti Sidoarjo, Madiun atau di mana, bisa juga," tutupnya.


Loading ..