menu
user
URnews

Ma'ruf Amin Sebut Ada Kesenjangan Kualitas Pendidikan Tinggi 

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ma'ruf Amin Sebut Ada Kesenjangan Kualitas Pendidikan Tinggi 
Image: Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. (Instagram @kyai_marufamin)

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut, masih ada kesenjangan kualitas pendidikan perguruan tinggi, antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

Untuk itu, adanya pandemi COVID-19 membuat pemerintah terus mengupayakan agar kesenjangan pendidikan tersebut dapat diminimalisir, yakni dengan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di daerah.

“Jadi, pandemi ini mendorong ya. Mendorong banyak orang daerah yang ingin S2, ini sangat bermanfaat mereka dapat S2 dengan online," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Urbabasia, Rabu (10/3/2021).

"Ini bisa mengatasi problem selama ini antara masyarakat di pulau Jawa dan non pulau Jawa mengenai pendidikan. Semua universitas harus terbuka,” tambahnya.

Orang nomor dua di Indonesia itu mengatakan, guna mendorong terwujudnya generasi unggul di tahun 2045, pemerintah juga terus bergerak agar percepatan proses vaksinasi dan proyek inovasi di bidang kesehatan yang lain dapat tumbuh dan dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Setelah ada metode swab, ada juga pengembangan obat herbal. Industri Keewatin kita tumbuh juga. Selain vaksin juga sudah dikembangkan Genose dari Universitas Gadjah Mada,” tandasnya.

Hanya saja, baru-baru ini dikabarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum menetapkan alokasi vaksinasi COVID-19 untuk mahasiswa.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait