beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Masa Subur Pria: Kapan dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Priscilla Waworuntu,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Masa Subur Pria: Kapan dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Image: Freepik/Jcomp

Jakarta - Biasanya, perhitungan masa subur lebih diperuntukan bagi wanita. Namun, sebenarnya perhitungan masa subur pria juga sangat berpengaruh terhadap berhasilnya sebuah kehamilan.

Tidak hanya perempuan, masa subur pria juga sebenarnya bisa dihitung dari kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan. 

Untuk itu, dalam artikel ini Urbanasia merangkum informasi terkait cara menghitung masa subur pria dan hal-hal yang mempengaruhi kesuburan pria.

Menghitung Masa Subur Pria

Masa subur seorang pria biasanya dilihat dari cuaca dan suhu disekitarnya. Umumnya, waktu yang tepat untuk masa subur seorang pria adalah sekitar pukul 3.00 pagi hingga sebelum 7.00 pagi. Kemudian, suhu yang pas untuk pembuahan adalah di suhu sejuk hingga dingin. Lebih dari itu, suhu akan meningkat sehingga testis akan menjauh dari penis karena merasa tidak nyaman. Suhu dingin lebih mampu meningkatkan kadar hormon testosteron pria.

Lalu, jika tinggal di daerah tropis biasanya cuaca di pagi hari akan terasa lebih sejuk dan masa kesuburan pria bisa terjadi setiap hari. Hanya saja, jika terlalu sering melakukan hubungan intim dan sperma yang dikeluarkan terlalu sering, hal ini juga tidak bagus. Terlalu seringnya ejakulasi akan berdampak buruk juga bagi kualitas sperma pria. 

Selain itu masa subur pria yang paling optimal ketika melakukan hubungan intim adalah minimal lakukan tiga kali dalam satu minggu. Peluang sperma mencapai sel telur lebih besar karena dengan adanya jeda, memberikan waktu pada testis untuk memproduksi sperma lebih maksimal, sekaligus juga berada pada masa subur wanita. Peluang terjadinya kehamilan lebih besar.

Sebenarnya poin penting kehamilan lebih besar pada wanita, jika ia subur, maka sedikit apapun kualitas sperma masih tetap berpeluang untuk hamil.

Terakhir, untuk menjaga kualitas dan kuantitas sperma dan keberhasilan kehamilan juga perlu memperhatikan pola hidup, pola makan, serta olahraga yang rutin. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait