Mau Belajar Musik? Ini 8 Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya

Jakarta – Memiliki bakat di bidang musik tentu jadi impian beberapa orang. Selain menyenangkan, main alat musik bisa mengasah kecerdasaan otak. Dalam beberapa penelitian, bermusik mampu meningkatkan fokus dan melatih otak untuk terus berpikir. Karena itu, nggak sedikit orang untuk belajar musik.
Tapi sebelum mulai belajar musik, kamu perlu memahami konsep dasar alat musik lebih dulu. Ada banyak sekali jenis alat musik yang bisa dipelajari, masing-masing memiliki karakter dan cara memainkan yang berbeda-beda, Urbanreaders.
Dari suara yang dihasilkan, alat musik terbagi menjadi dua jenis, yaitu alat musik melodis dan alat musik ritmis. Berikut Urbanasia rangkum beberapa jenis alat musik ritmis dan cara memainkannya!
1. Kendang
Sumber: Gendang/Pinterest
Kendang merupakan salah satu alat musik ritmis tradisional Indonesia yang cukup populer. Alat musik ini berbentuk tabung silinder dan terbuat dari kayu. Sementara di bagian atasnya atau yang biasa disebut ‘tebokan‘ terbuat dari kulit kerbau atau sapi.
Kendang biasa dimainkan dalam instrumen gamelan Jawa sebagai pengiring tari. Fungsinya, untuk mengatur tempo. Alat musik juga dijumpai pada acara pertunjukan tradisional lain, seperti pentas wayang hingga pencak silat.
2. Tifa
Sumber: Tifa/Pinterest
Alat musik tradisional Papua ini mirip kendang, cuma diameternya lebih kecil dan lebih tinggi. Bagian ‘tebokan’ tifa juga terbuat dari kulit binatang. Umumnya kulit yang digunakan berasal dari rusa. Tifa biasanya dimainkan sebagai instrumen pengiring tarian perang, tarian penyambutan, atau acara pesta adat.
3. Marakas
Sumber: Maracas/Freepik
Berbeda dari dua alat musik sebelumnya, marakas berbentuk bola silinder yang diisi biji-bijian sehingga menimbulkan suara khas. Marakas juga dilengkapi dengan stik kayu supaya mudah digenggam. Alat musik ini dimainkan dengan cara digoyangkan dan biasa dijumpai dalam pagelaran wayang dermuluk atau orkes Samrah.
5. Gong
Sumber: Gong/Pixabay
Alat musik ritmis tradisional ini kerap ditemukan dalam beberapa penampilan kesenian Jawa. Gong berbentuk bundar seperti piringan dan terbuat dari logam. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul. Nggak cuma dipakai dalam kesenian Jawa, Gong juga dipakai sebagai pengiring budaya Melayu.
6. Triangle
Sumber: Alat musik triangle/Pinterest
Ditemukan pada abad ke-18, triangle dipakai sebagai instrumen musik di pertunjukan orkestra. Alat musik ini terbuat dari logam dan berbentuk segitiga sama sisi. Bunyi yang dihasilkan triangle dihasilkan dengan cara dipukul dengan stik khusus.
Nggak cuma dipakai dalam instrumen musik orkestra, triangle juga kerap ditemukan dalam instrumen musik keroncong tugu pada masyarakat Betawi.
7. Tamborin
Sumber: Tamborin/Pinterest
Tamborin termasuk dalam alat musik klasik modern yang masih eksis sampai saat ini. Alat musik ini berbentuk bulat, terbuat dari kayu atau plastik, dan di sekeliling pinggirnya terdapat lubang-lubang yang berisi lempengan logam.
Suara dari tamborin dihasilkan dengan cara digoyang-goyangkan, sehingga lempengan logam yang bertumbukan menghasilkan bunyi bergemerincing. Alat musik ini biasanya dipakai untuk mengiringi musik dangdut.
8. Drum
Sumber: Drum set/Freepik
Alat musik ritmis modern ini mirip dengan sejumlah alat musik tradisional tabuh di Indonesia. Seperti halnya kendang, drum berbentuk tabung yang bagian luarnya dilapisi bahan plastik sintetis.
Tapi bedanya, drum terdiri atas satu paket alat yang bentuknya berbeda-beda, di antaranya cymbal, bass, snare, tom-tom, dan lainnya.
Drum dimainkan dengan cara memukul bagian permukaannya menggunakan stick yang terbuat dari kayu. Alat musik ini biasa dipakai sebagai pengiring lagu dalam musik pop, rock ataupun jenis musik modern lainnya.